medcom.id, Jakarta: Penyidik KPK masih memeriksa tiga orang yang ditangkap dalam operasi tangkap tangan, semalam. Ketiganya diduga terlibat korupsi pengurusan izin usaha perdagangan (SIUP).
Pelaksana Tugas Pimpinan KPK Johan Budi SP mengaku belum bisa memberikan informasi lebih rinci terkait penangkapan itu.
"Informasinya belum bisa detil. Tapi, ada kaitannya dengan pengurusan SIUP," kata Johan di Kantor KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (10/4/2015).
Salah seorang yang ditangkap adalah anggota dewan di Komisi IV dari Fraksi PDI Perjuangan. Namanya Adriansyah. Ia ditangkap di salah satu hotel di kawasan Sanur, Bali, semalam. Selain itu, penyidik juga menangkap pengusaha.
"Sudah tiba di KPK pukul 10.30 WIB menggunakan pesawat komersil dari Bali," terang Johan.
Di tempat penangkapan Adri, penyidik menemukan uang dalam bentuk rupiah dan dolar Singapura.
Politikus senior PDI Perjuangan Pramono Anung menegaskan partainya tidak akan memberikan batuan hukum kepada Adriansyah. Pram yakin Mahkamah Partai akan memecat Adriansyah.
"Apa yang dilakukan Adriansyah sangat mencoreng dan memalukan bagi partai yang sedang melakukan hajatan strategis dalam lima tahun. Maka tidak ada kata lain pasti partai akan memberikan sanki yang tegas kepada yang bersangkutan," tegas dia.
medcom.id, Jakarta: Penyidik KPK masih memeriksa tiga orang yang ditangkap dalam operasi tangkap tangan, semalam. Ketiganya diduga terlibat korupsi pengurusan izin usaha perdagangan (SIUP).
Pelaksana Tugas Pimpinan KPK Johan Budi SP mengaku belum bisa memberikan informasi lebih rinci terkait penangkapan itu.
"Informasinya belum bisa detil. Tapi, ada kaitannya dengan pengurusan SIUP," kata Johan di Kantor KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (10/4/2015).
Salah seorang yang ditangkap adalah anggota dewan di Komisi IV dari Fraksi PDI Perjuangan. Namanya Adriansyah. Ia ditangkap di salah satu hotel di kawasan Sanur, Bali, semalam. Selain itu, penyidik juga menangkap pengusaha.
"Sudah tiba di KPK pukul 10.30 WIB menggunakan pesawat komersil dari Bali," terang Johan.
Di tempat penangkapan Adri, penyidik menemukan uang dalam bentuk rupiah dan dolar Singapura.
Politikus senior PDI Perjuangan Pramono Anung menegaskan partainya tidak akan memberikan batuan hukum kepada Adriansyah. Pram yakin Mahkamah Partai akan memecat Adriansyah.
"Apa yang dilakukan Adriansyah sangat mencoreng dan memalukan bagi partai yang sedang melakukan hajatan strategis dalam lima tahun. Maka tidak ada kata lain pasti partai akan memberikan sanki yang tegas kepada yang bersangkutan," tegas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TRK)