Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Sepanjang 2021, Satgas Madago Raya Tangkap 5 Teroris MIT Poso

Kautsar Widya Prabowo • 01 Januari 2022 00:59
Jakarta: Sebanyak lima teroris dari kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso telah ditangkap Satuan Tugas (Satgas) Operasi Madago Raya sepanjang 2021. Saat ini, tersisa empat teroris dalam daftar pencarian orang (DPO) yang belum ditangkap.
 
"Hal yang menonjol selama tahun 2021 terkait penanganan terorisme, di antaranya adalah keberhasilan menangkap lima dari sembilan DPO teroris Poso, antara lain Ali kalora dan Jaka," ujar Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Rudy Sufahriadi saat konferensi pers akhir 2021 di Rupatama Polda Sulteng, Jumat, 31 Desember 2021. 
 
Rudy menjelaskan empat teroris itu tersebar di Poso dan Bima, Nusa Tenggara Barat. Sebanyak dua teroris di Poso, yaitu Suardin alias Farhan alias Abu Farhan dan Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang alias Basir. Sebanyak dua orang dari Bima, yaitu Jafar alias Pak Guru alias Askar dan Imam alias Galuh alias Nae.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Operasi Madago Raya sudah diperpanjang untuk 2022. Ke depan, pihaknya bakal memakai pendekatan masyarakat dalam mengejar para DPO.
 
Baca: Kapolri Imbau Masyarakat Rayakan Tahun Baru 2022 di Rumah
 
Sebanyak 1.376 personel TNI-Polri dilibatkan dalam Operasi Madago Raya tahap IV untuk mengejar sisa kelompok MIT Poso. Operasi Madago Raya dilaksanakan selama tiga bulan. Tahap I pada Januari-Maret, tahap II April-Juni, tahap III Juli-September, dan tahap IV Oktober-Desember.
 
Kasatgas Humas Operasi Madago Raya Kombes Didik Supranoto menerangkan pada tahap IV, ada enam tim yang diterjunkan. Mereka ialah Satgas Intelijen, Satgas Preemtif, Satgas Tindak, Satgas Gakkum, Satgas Humas, dan Satgas Bantuan.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif