Rilis kasus korupsi pengadaan tanah untuk pembangunan SMKN 7 Tangerang Selatan pada 2017. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
Rilis kasus korupsi pengadaan tanah untuk pembangunan SMKN 7 Tangerang Selatan pada 2017. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam

Tersangka Menaikkan Harga Tanah SMKN 7 Tangsel Sampai Selisih Rp10,5 Miliar

Nasional KPK Kasus Suap Pemberantasan Korupsi Korupsi Pembangunan SMKN 7 Tangsel Korupsi SMKN 7
Candra Yuri Nuralam • 26 April 2022 18:31
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga tersangka kasus dugaan rasuah pengadaan tanah untuk pembangunan SMKN 7 Tangerang Selatan pada 2017. Para tersangka diduga menaikkan harga tanah sampai selisih Rp10,5 miliar.
 
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatan ketiga tersangka itu, yakni sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banten Ardius Prihantono dan dua pihak swasta Agus Kartono serta Farid Nurdiansyah. Ketiga tersangka itu kongkalikong membuat harga tanah menjadi Rp17,8 miliar. Padahal, pemilik tanah Sofia M Sujudi Rassat cuma menerima Rp7,3 miliar.
 
"Disepakati harga lahan sebesar Rp2,9 juta per meter persegi dan luas lahan 5.969 meter persegi sehingga total besaran nilai ganti kerugian dalam bentuk uang sebesar Rp17,8 miliar," kata Alex di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 26 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Alex mengatakan penetapan harga tanah itu tidak dihadiri oleh pemilik. Ardius dan Agus hanya membahas harga tanah dengan bantuan Lurah Rengas Agus Salim sekitar Desember 2017.
 
Pembelian lahan itu juga diyakini mengabaikan kondisi akses utama menuju lahan yang tertutup lembok warga. Ardius juga tidak melakukan pemaparan permasalahan tanah ke tim koordinasi.
 
Ardius juga diduga membuat dokumen berita acara pembayaran ganti rugi lahan yang tidak sesuai dengan prosedur. Dokumen pembayaran itu bahkan diatur dengan nama Agus sebagai pihak penerima.
 
"Di mana mestinya pemberian ganti kerugian dilakukan bersamaan dengan pelepasan hak oleh pihak yang berhak," kata Alex.
 
Baca: KPK Umumkan 3 Tersangka Korupsi Pengadaan Tanah SMKN 7 Tangsel
 
Agus juga mengatur pembayaran kepada Sofia sebagai pemilik lahan. Pembayaran dilakukan secara dua kali.
 
"Total uang yang diduga diterima oleh Sofia M Sujudi Rassat dari AK (Agus Kartono) adalah sebesar Rp7,3 miliar," kata Alex.
 
Dengan total itu, pembayaran lahan ini selisih Rp10,5 miliar. Duit itu dibagi dua untuk Agus dan Farid. Agus mendapatkan Rp9 miliar.
 
"FN (Farid Nurdiansyah) menerima sejumlah sekitar Rp1,5 miliar," ucap Alex.
 
Para tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif