Tersangka kasus investasi bodong Binomo, Brian Nababan (dua dari kiri)/Istimewa
Tersangka kasus investasi bodong Binomo, Brian Nababan (dua dari kiri)/Istimewa

Penahanan Fakarich, Wiky, dan Brian di Kasus Binomo Diperpanjang

Siti Yona Hukmana • 17 Mei 2022 12:28
Jakarta: Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri memperpanjang masa penahanan tiga tersangka kasus investasi bodong trading binary option platform Binomo. Ketiganya ialah Fakarich alias Fakar Suhartami Pratama, Wiky Mandara Nurhalim, dan Brian Edgar Nababan.
 
"Tersangka FSP (Fakarich) dilakukan perpanjangan penahanan 40 hari sejak tanggal 25 April sampai dengan 3 Juni," kata Kasubdit II Dittipideksus Bareskrim Polri Kombes Chandra Sukma Kumara saat dikonfirmasi, Selasa, 17 Mei 2022. 
 
Begitu pula Wiky. Masa penahanan tenaga admin tersangka Indra Kenz itu diperpanjang 40 hari sejak 17 April hingga 5 Juni 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tersangka BEN (Brian) telah dilakukan perpanjangan penahanan 40 hari dari tanggal 21 April 2022 sampai 30 Mei," ujar Chandra.
 
Baca: Lengkapi Berkas Perkara Indra Kenz, Polri Koordinasi dengan Ahli
 
Masa penahanan Indra Kenz lebih dahulu diperpanjang penyidik. Berkas perkara crazy rich asal Medan itu telah dilimpahkan ke Jaksa penuntut umum (JPU). Kini, penyidik masih menunggu hasil penelitian JPU atas berkas tersebut. 
 
Para tersangka dijerat Pasal 45A ayat (1) jo 28 ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Pasal 3, Pasal 5, dan Pasal 10 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan/atau Pasal 378 KUHP jo Pasal 55 KUHP. Dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. 

 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif