Dirut PLN Sofyan Basir. Foto: MI/Angga Yuniar.
Dirut PLN Sofyan Basir. Foto: MI/Angga Yuniar.

Dirut PLN Dikenalkan ke Terdakwa oleh Eni

Nasional Korupsi PLTU Riau-1
Damar Iradat • 25 Oktober 2018 12:30
Jakarta: Direktur Utama (Dirut) PT PLN (Persero) Sofyan Basir mengaku diperkenalkan kepada bos BlackGold Natural Resources Ltd Johannes Budisutrisno Kotjo oleh Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih. Kotjo, kata dia, tertarik menggarap proyek pembangunan PLTU Riau-I.
 
Sofyan mengakui masalah ini saat bersaksi untuk Kotjo sebagai terdakwa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Awalnya, kata Sofyan, Eni dan Kotjo bertandang ke kantornya pada awal 2017.
 
"Januari tahun 2017 saksi datang ke kantor, bersama Ibu Eni," kata Sofyan, di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis, 25 Oktober 2018

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jaksa lantas mengonfirmasi soal hubungan Eni dengan Kotjo kepada Sofyan. Menurut Sofyan, sejak awal Eni dan Kotjo sudah saling mengenal.
 
"Setahu saya, (Eni) kawan dari Kotjo, karena memang bicaranya mau mengenalkan seorang kawannya yang pengusaha," jelas Sofyan.
 
Sofyan mengatakan saat perkenalan pertama, Kotjo tertarik berbisnis dengan PLN. Sofyan saat itu memaparkan sejumlah proyek yang akan dikerjakan PLN.
 
Menurut dia, salah satu proyek yang diminati Kotjo adalah PLTU Riau-I. Namun demikian, pembicaraan dengan Sofyan belum masuk ke ranah teknis.
 
"Seingat saya bicara panjang lebih soal bisnis beliau, beliau sampaikan minat sebagai salah satu investor di PLTU Riau-I," tutur Sofyan.
 
Baca: Eni Saragih Segera Diadili
 
Saat itu, Kotjo diminta untuk berkoordinasi lebih lanjut dengan Direktur Pengadaan Strategis Iwan Supangkat untuk membicarakan proyek itu. Dalam pertemuan itu, kata dia, beberapa direksi juga ikut hadir, termasuk Iwan.
 
Dia belum mengetahui perusahaan swasta mana yang bergabung dalam menggarap proyek PLTU Riau-I saat itu. Penunjukan perusahaan, kata dia, dibicarakan lebih lanjut oleh direktorat terkait.
 
"Saat itu belum tahu persis perusahaan akan masuk, setelah bicara saya mohon untuk bisa dilanjutkan dengan direktorat terkait. Sekarang saya tahu, BlackGold," ujar Sofyan.
 

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif