NEWSTICKER
Lucinta Luna mengenakan baju tahanan. Foto: Antara/Dhemas Reviyanto
Lucinta Luna mengenakan baju tahanan. Foto: Antara/Dhemas Reviyanto

Lucinta Luna Positif Konsumsi Ekstasi

Nasional Lucinta Luna Narkoba
Siti Yona Hukmana • 19 Februari 2020 13:11
Jakarta: Polisi mengantongi hasil pemeriksaan rambut artis Lucinta Luna. Ia diketahui positif menggunakan narkotika jenis amfetamin atau ekstasi.
 
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Audie Latuheru menyebut Lucinta Luna sempat menyangkal menggunakan ekstasi. Padahal polisi menemukan pil memabukkan itu saat menangkap Lucinta Luna di apartemennya.
 
"Kita masih melakukan pengembangan atau pendalaman untuk memastikan hubungannya dengan barbuk yang ditemukan yang selama ini disangkal oleh yang bersangkutan," kata Audie di Mapolda Metro Jaya, Rabu, 19 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Audie mengatakan, Lucinta Luna mengaku baru sebulan menggunakan narkotika. Lucinta Luna beralasan mengonsumi narkotika karena depresi. Namun, alasan itu tak bisa dibenarkan. Menurut Audie, alasan Lucinta Luna merupakan dalih klasik seseorang yang ditangkap menyalahgunakan narkotika.
 
"Logikanya banyak orang stres, tapi tidak juga harus menggunakan narkoba," kata Mantan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan itu.
 
Lucinta Luna Positif Konsumsi Ekstasi
Lucinta Luna (kiri) dikawal petugas saat menjalani rangkaian tes urine. Foto: Istimewa
 
Lucinta ditangkap atas penyalahgunaan narkotika. Dia diringkus dari Apartemen Thamrin City, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa, 11 Februari 2020.
 
Polisi menemukan sejumlah barang bukti dari lokasi penangkapan. Misalnya, dua butir pil ekstasi di dalam tempat sampah, lima butir pil riklona, dan tujuh butir tramadol.
 
Dari hasil tes urine, Lucinta positif mengonsumsi obat penenang jenis benzo. Kemudian, dari hasil tes rambut dia positif mengonsumsi narkotika jenis amfetamin.
 
Lucinta ditahan hingga 20 hari ke depan sejak ditangkap. Dia dijerat Pasal 62 Juncto 71 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. Ancaman hukumannya, empat tahun penjara
 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif