Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

11 Orang Ditangkap Terkait Ambulans Kabur di Menteng

Nasional Omnibus Law Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja
Antara • 16 Oktober 2020 03:29
Jakarta: Penyidik Polda Metro Jaya menangkap 11 orang terkait ambulans yang kabur saat diperiksa di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Polisi hendak merazia kendaraan itu saat unjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) berakhir ricuh, Selasa, 13 Oktober 2020.
 
"Jadi memang empat orang yang kami amankan, sebenarnya total ada 11 dari dua ambulan kejadian di Menteng sekitar pukul 18.00 WIB," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar (Kombes) Yusri Yunus, di Mako Polda Metro Jaya, Kamis, 15 Oktober 2020.
 
Menurut dia, penyidik sudah meningkatkan kasus ini ke tahap penyidikan. Tim penyidik masih mengumpulkan bukti terkait ambulans yang diduga membawa batu itu. Meski demikian, Yusri belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait status 11 orang yang ditangkap.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sambil menunggu tim penyidik untuk melengkapi alat bukti, kami sudah naikkan ke tingkat penyidikan," tambah dia.
 
Peristiwa ini diawali saat kepolisian mendapatkan informasi mengenai adanya pihak yang berupaya menyusup ke dalam lokasi kericuhan imbas demo omnibus law. Untuk itu, polisi memeriksa tiga kendaraan yang ada di lokasi, kawasan Menteng.
 
Kendaraan pertama yang diperiksa yakni beberapa sepeda motor dengan pengendara yang kooperatif saat diperiksa dan dimintai keterangan polisi. Sikap yang sama diperlihatkan kendaraan kedua berupa ambulans dengan tiga orang di dalamnya.
 
Namun, saat petugas kepolisian mendatangi kendaraan ketiga yang juga ambulans, sopir mendadak tancap gas berupaya melarikan diri. Peristiwa ini kemudian viral di media sosial.
 
Baca: Kronologi Penembakan Ambulans Diduga Membawa Batu di Menteng
 
"Kita ketahui ada empat orang di dalamnya coba melarikan diri dengan mundur nyaris menabrak petugas saat mundur, terus diberhentikan lagi diadang di depannya juga maju dengan kecepatan tinggi juga nyaris menabrak petugas pada saat itu," kata Yusri.
 
N, salah satu penumpang ambulans, melompat dari kendaraan itu. Dari keterangan N, polisi memperoleh informasi ambulans itu membawa batu. Polisi kemudian menangkap tiga orang yang diduga sebagai penumpang serta sopirnya di daerah Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat.

 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif