Ilustrasi. Foto: MI/Adi Kristiadi
Ilustrasi. Foto: MI/Adi Kristiadi

Pemda Tingkat II Dinilai Tak Berdaya Intervensi Ketersediaan Minyak Goreng

Nasional polri pemda komoditas Pemberantasan Korupsi Mafia Minyak Goreng
Siti Yona Hukmana • 22 April 2022 10:35
Jakarta: Tim Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Pencegahan Korupsi Mabes Polri melakukan kegiatan antisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok, termasuk minyak goreng. Serta pencegahan terhadap penyelewengan distribusi pupuk bersubsidi di Provinsi Lampung.
 
Tim itu melihat ketidakberdayaan pemerintah daerah (Pemda) setempat dalam mengintervensi ketersediaan komoditas tersebut. "Tim menemukan bahwa Pemda tingkat II seperti tidak berdaya untuk mengintervensi ketersediaan minyak goreng di wilayahnya. Pemda tingkat II sama sekali tidak diberi akses untuk sekedar melihat siapa saja pengecer minyak goreng di wilayahnya," kata Ketua Tim Satgassus Pencegahan Korupsi Mabes Polri Hotman Tambunan dalam keterangan tertulis, Jumat, 22 April 2022.
 
Menurut Hotman, Pemda tersebut seperti acuh tak acuh terhadap distribusi minyak goreng di wilayahnya. Sedangkan terkait pupuk bersubsidi, ditemukan permasalahan pada pendataan penerima dan ketersediaannya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Kejagung: Kewajiban DMO Eksportir Minyak Goreng Hanya di Atas Kertas
 
Hotman menyebut Lampung merupakan area pantauan tim Satgassus. Dia memastikan akan kembali lagi melihat tindak lanjut dan perbaikan-perbaikan proses dalam hubungan dengan produksi dan distribusi barang pokok.
 
"Terutama gula, minyak goreng, serta pupuk bersubsidi," ujar Hotman.
 
Hotman mengatakan kegiatan ini merupakan perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Yakni, guna mendeteksi, koordinasi dan merekomendasikan langkah-langkah pencegahan tindak pidana korupsi pada bisnis proses produksi dan distribusi barang kebutuhan pokok.
 
"Sehingga, tidak mengganggu ketersediaan dan keterjangkauan barang pokok tersebut apalagi menjelang lebaran," ungkap Hotman.
 
Fokus pantauan pada minyak goreng bersubsidi dan pupuk bersubsidi itu dilakukan agar sesuai peruntukannya. Dengan begitu tidak diselewengkan oleh pihak yang tidak berhak.
 
Tim Satgassus Pencegahan Korupsi Mabes Polri yang melakukan kegiatan pemantauan tersebut ialah Hotman selaku ketua tim. Dia didampingi anggota Harun Al Rasyid, Herbert Nababan, Yudi Purnomo, M. Praswad Nugraha, Yulia Anastasia Fuada,  A. Damanik, Andi Rachman, Nita dan Erfina.
 
(DEV)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif