Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Hukuman Penjara Koruptor Dana Asabri Dikurangi 5 Tahun

Antara • 25 Mei 2022 20:39
Jakarta: Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memotong vonis Direktur Utama PT Asabri periode 2012-2016 Mayjen (Purn) Adam Rahmat Damiri selama lima tahun. Pelaku korupsi yang merugikan negara Rp22,78 triliun itu diputuskan hanya menjalani 15 tahun bui dari vonis semula 20 tahun penjara.
 
"Mengubah putusan pengadilan tindak pidana korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sehingga menjatuhkan pidana kepada terdakwa Adam Rahmat Damiri dengan pidana penjara selama 15 tahun dan denda sebesar Rp750 juta dengan ketentuan bila tidak dibayar diganti kurungan selama 6 bulan," demikian bunyi putusan yang dilihat di laman Mahkamah Agung RI Jakarta, Rabu, 25 Mei 2022.
 
Putusan yang ditetapkan pada 19 Mei 2022 itu diambil oleh majelis banding yang terdiri atas Ketua Majelis Tjokorda Rai Suamba, serta hakim anggota Singgih Budi Prakoso, Artha Theresia, Anthon R. Saragih, dan Hotma Maya Marbun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Alasan majelis hakim banding mengurangi pidana penjara Adam Damiri karena putusan 20 tahun dianggap terlalu berat.
 
"Bahwa mengenai pidana penjara selama 20 tahun yang dijatuhkan oleh majelis hakim tingkat pertama pada pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, majelis hakim tindak pidana korupsi tingkat banding tidak sependapat karena pidana penjara tersebut masih dirasa terlalu berat dan belum memenuhi rasa keadilan," demikan termuat dalam putusan tersebut.
 
Baca: Kejagung Telusuri Aset Heru Hidayat
 
Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis 20 tahun penjara ditambah enam bulan kurungan pada 4 Januari 2022 kepada Adam Damir. Ia juga diwajibkan membayar uang pengganti senilai Rp17,972 miliar.
 
Bila Adam Damiri tidak membayar uang pengganti tersebut paling lambat satu bulan setelah berkekuatan hukum tetap, maka harta bendanya disita jaksa. Kemudian, bila tidak mencukupi maka diganti pidana penjara selama lima tahun.
 
Putusan banding itu memang masih lebih berat ketimbang tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Agung yang menuntut Adam Damiri divonis 10 tahun penjara ditambah denda Rp750 juta subsider enam bulan kurungan.
 
Adam terbukti melakukan perbuatan berdasarkan dakwaan pertama Pasal 2 ayat 1 jo pasal 18 ayat 1, ayat 2, dan ayat 3 UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif