Pakar hukum pidana, Asep Iwan Irawan. Metro TV
Pakar hukum pidana, Asep Iwan Irawan. Metro TV

Metro Hari Ini

Penangkapan Anak Kyai di Jombang Gagal Lagi, Pakar: Polisi Jangan Kalah

MetroTV • 05 Juli 2022 03:22
Jombang: Pakar hukum pidana, Asep Iwan Irawan, mengkritik buron kasus pencabulan di Jombang, Jawa Timur, yang gagal ditangkap polisi. Dia menilai penindakan tegas kepada terduga dan pelaku pelanggaran hukum harus berjalan.
 
Penegak hukum seharusnya tidak takut dengan pelaku kejahatan atau keluarganya. Hal ini terlihat saat penjemputan tersangka MSA yang melibatkan ratusan polisi dan Brimob Polda Jawa Timur dikerahkan guna menangkap tersangka pada Minggu, 3 Juli 2022.
 
“Penegak hukum jangan kalah sama orang yang melakukan tindak pidana. Apalagi sekali lagi ya, kalau penyidik sudah punya bukti permulaan yang cukup bahwa yang bersangkutan melakukan tindak kekerasan seksual,” ujar Irawan dalam tayangan Metro Hari Ini di Metro TV, Senin, 4 Juli 2022.
 
Baca: Putra Kiai Tersangka Pencabulan Santriwati Makin Licin, Bertemu Kapolres Sang Ayah Minta Kasus Dihentikan

Dia juga menegaskan siapa pun yang membantu tersangka bisa dianggap pelanggar hukum. Agama dan keluarga bukan alasan untuk membela pelaku kejahatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Yang menghalangi proses penyidikan, juga kriminal. Ini negara hukum, bukan negara kekeluargaan,”  tambah Irawan.
 
Sementara itu, keluarga tersangka sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Majma’al Bahrain, Kiai M Muchtar Mu’thi mengatakan permasalahan ini merupakan masalah keluarga. Ia menyebut kasus ini merupakan fitnah terhadap anaknya.
 
“Masalah fitnah ini, masalah keluarga. Untuk itu, jangan pernah menghakimi anak saya” ujar Muchtar. (Gabriella Carissa Maharani Prahyta)
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif