Kejaksaan Agung. Foto: MI
Kejaksaan Agung. Foto: MI

Kejagung Telah Tunjuk JPU untuk Kasus Pembunuhan Brigadir J

Siti Yona Hukmana • 12 Agustus 2022 18:46
Jakarta: Kejaksaan Agung (Kejagung) sigap menangani kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Korps Adhyaksa telah menunjuk jaksa penuntut umum (JPU) untuk menangani kasus tersebut. 
 
"Kita sudah mengeluarkan penunjukan jaksa penuntut umum dalam perkara dimaksud," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Ketut Sumedana saat dikonfirmasi, Jumat, 12 Agustus 2022. 
 
Namun, Ketut tak membeberkan jumlah dan nama-nama JPU yang akan menangani kasus tersebut. Penunjukan dilakukan setelah menerima surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) dari Bareskrim Polri. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita sudah menerima SPDP," ujar Ketut. 
 

Baca: Deolipa Yurama Curiga Surat Pencabutan Kuasa Tidak dari Bharada E, Ini Alasannya


Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan segera menuntaskan kasus penembakan Brigadir J. Dia meminta penyidik segera memberkas perkara agar para tersangka bisa disidang. 
 
"Harapan kita semua kasus ini bisa segera tuntas dan segera bisa kita limpahkan ke Kejaksaan, untuk segera bisa diproses sidang," kata Listyo dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 9 Agustus 2022. 
 
Polri menetapkan empat tersangka dalam kasus penembakan Brigadir J. Keempatnya ialah mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu (RE) atau E, Bripka Ricky Rizal (RR), dan KM alias Kuat yang merupakan asisten rumah tangga (ART) sekaligus sopir Putri Candrawathi, istri Irjen Sambo
 
Keempat tersangka dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan, juncto Pasal 55 dan 56 KUHP. Dengan ancaman hukuman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama 20 tahun. 
 
(LDS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif