Juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK. Medcom/Ilham Pratama
Juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK. Medcom/Ilham Pratama

68 Aset di Sulawesi Selatan Bermasalah

Nasional aset negara
Juven Martua Sitompul • 04 Mei 2019 05:00
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan 68 aset bermasalah di Pemprov Sulawesi Selatan. Temuan aset bermasalah itu sebagai tindak lanjut penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama antara Pemprov Sulawesi Selatan dengan Bank Sulselbar dan Badan Pertanahan Nasional.
 
"Total 68 aset bermasalah, terdiri dari 27 aset milik Pemerintah Kota Makassar dan 41 aset milik Pemprov Sulawesi Selatan," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Jumat, 3 Mei 2019.
 
Berdasarkan data yang diterima KPK, salah satu penyebab aset bermasalah adalah adanya pihak ketiga yang menguasai aset daerah. Ada juga permasalahan lahan tanah yang dikuasai oleh warga.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Termasuk, pembangunan fisik berupa ruko di atas lahan milik pemerintah. Bahkan, pemerintah kota Makassar tidak menyimpan dokumen bukti kepemilikan atas Taman Tello yang saat ini dikuasai oleh warga yang berujung pada saling gugat di jalur hukum.
 
"Khusus Kota Makassar Pada tanggal 1 Mei 2019 tim Korsupgah bersama Walikota Makassar dan jajarannya beserta Kasi Datun Kejaksaan Negeri Makassar melakukan kunjungan terhadap aset bermasalah di Pemkot Makassar," kata dia.
 
Ada enam tempat yang dikunjungi tim KPK, yakni Taman Laguna, kawasan pergudangan Pelita Agro, dan Terminal Regional. Kunjungan berlanjut ke Pasar Niaga Daya dan Perumnas Rumah Sakit (RS) Faisal yang belum diserahkan pengelolaannya kepada Pemkot Makassar. Terakhir kunjungan ke fasilitas umum Terminal Toddopuli yang belum diserahkan kepada Pemkot Makassar.
 

(NUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif