Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih (EMS) - Medcom.id/Juven Martua Sitompul.
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih (EMS) - Medcom.id/Juven Martua Sitompul.

Eni Perkuat Peran Sofyan Basir di Suap PLTU Riau-I

Juven Martua Sitompul • 27 September 2018 15:35
Jakarta: Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih (EMS) mengaku melakukan sejumlah pertemuan dengan Dirut PLN Sofyan Basir dan Dirut Pertamina Nicke Widyawati. Pertemuan digelar untuk melapangkan jalan perusahaan Blackgold Natural Resources Limited sebagai konsorsium penggarap proyek PLTU Riau-I.

"Kita memang sering ketemu seperti yang sudah saya jelaskan ke penyidik bahwa ada pertemuan dengan Pak Sofyan dan Ibu Nicke," kata Eni di Gedung KPK, Jakarta, Kamis, 27 September 2018.

Eni menyebut pertemuan itu digelar di beberapa tempat. Sayangnya, dia menolak membeberkan waktu dan lokasi pertemuan dengan kedua bos perusahaan pelat merah tersebut.

Yang jelas, saat pertemuan itu digelar, Nicke masih menjabat Direktur Perencanaan PLN. "Di beberapa tempat, saya sudah sampaikan ke sini (KPK) semua," ujar dia. 

Politikus Partai Golkar itu juga masih pelit membeberkan peran Sofyan dan Nicke dalam melapangkan jalan Blackgold sebagai mitra PT Pembangkitan Jawa Bali (PT PJB) menggarap proyek bernilai USD900 juta itu.

(Baca juga: KPK Perkuat Bukti Keterlibatan Sofyan Basir)

"Sudah saya sampaikan kepada penyidik, terang benderang, mudah-mudahan tidak ada yang lupa," pungkas dia. 

Sofyan Basir dan Nicke sama-sama pernah diperiksa penyidik dalam kasus ini. Sofyan diperiksa dua kali sedangkan Nicke satu kali.

Nama Sofyan Basir memang santer disebut sebagai salah satu pihak yang ikut terlibat dalam pembahasan proyek PLTU Riau-I. Sofyan diduga ikut berperan dalam meloloskan perusahaan Blackgold Natural Resources Limited sebagai konsorsium penggarap proyek PLTU Riau-I.

Dalam CCTV yang disita KPK dari sejumlah lokasi, Sofyan Basir bersama dengan mantan Menteri Sosial Idrus Marham beberapa kali melakukan pertemuan dengan kedua tersangka dalam kasus ini yakni Wakil Ketua Komisi VII Eni Maulani Saragih dan bos Blackgold Natural Resources Limited Johannes Budisutrisno Kotjo.

KPK baru menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Ketiga tersangka itu antara lain, Wakil Ketua Komisi VII Eni Maulani Saragih, bos Blackgold Natural Resources Limited Johannes Budisutrisno Kotjo dan teranyar Idrus Marham.

(Baca juga: Novanto: Eni Punya Bukti Ada Aliran Dana ke Munaslub Golkar)



Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(REN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>