Bupati Jombang Segera Diadili
Juru bicara KPK Febri Diansyah. ANT/ Sigid Kurniawan.
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melimpahkan berkas penyidikan tersangka Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko (NSW). Tersangka kasus dugaan suap di lingkungan Pemkab Jombang itu akan segera diadili.

"Hari ini dilakukan pelimpahan berkas dan barang bukti untuk tersangka NSW ke penuntutan," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, 30 Mei 2018.

Dengan dilimpahkannya berkas perkara tersebut penyidik pun memiliki waktu 14 hari untuk menyusun surat dakwaan Nyono. Sidang rencananya digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya.


"Hingga menjelang jadwal sidang, sementara yang bersangkutan tetap dalam penitipan tahan di Rutan Guntur," ujar dia.

Febri mengatakan total saksi yang diperiksa dalam kasus ini berjumlah 31 orang. Mereka yang diperiksa terdiri dari unsur anggota DPRD Kabupaten Jombang, Asisten I Pemkab Jombang, serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Jombang.

Kemudian Kepala Bidang Pelayanan Perizinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Jombang, Kepala RS, Dokter, Kepala Puskesmas di Lingkungan Kabupaten Jombang, dan PNS lainnya di lingkungan Kabupaten Jombang.

"Yang bersangkutan sendiri telah sekurangnya 3 kali diperiksa dalam kapasitas sebagai tersangka pada 20, 21 dan 27 Februari 2018," pungkas Febri.

KPK sebelumnya menetapkan Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko dan Plt Kadis Kesehatan Jombang Inna Sulistyowati sebagai tersangka. Keduanya terlibat praktik suap yang berkaitan dengan jabatan.

Dalam kasus yang berawal dari operasi tangkap tangan ini, tim penindakan KPK mengamankan uang sebesar Rp25,55 juta dan USD9.500.



(SCI)