Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Ini Alasan Polri Tarik Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Brigadir J ke Bareskrim

Siti Yona Hukmana • 01 Agustus 2022 10:18
Jakarta: Kasus dugaan pelecehan seksual dan pengancaman yang dengan terlapor Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat (J) dilimpahkan dari Polda Metro Jaya ke Bareskrim Polri. Pelimpahan kasus dilakukan Jumat, 29 Juli 2022.
 
"Untuk efektivitas dan efisiensi menajemen penyidikan dan mempercepat proses pembuktian secara ilmiah (Scientitic Crime Investigation)," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Senin, 1 Agustus 2022.
 
Dedi mengatakan penyidikan tetap dilakukan para penyidik Polda Metro Jaya (PMJ) dan Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel). Walau kasus ditarik ke Bareskrim Polri. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Penyidik PMJ dan Restro Jaksel tergabung dengan tim sidik tim khusus (timsus)," ujar jenderal bintang dua itu. 
 

Baca: Polisi Setop Kasus Edit Profil Irjen Fadil di Wikipedia


Penelusuran kasus dugaan pelecehan Brigadir J terhadap istri Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, sebelumnya ditangani Polres Metro Jakarta Selatan. Kasus itu kemudian dilimpahkan ke Polda Metro Jaya pada Selasa, 19 Juli 2022, dan dinyatakan naik ke tahap penyidikan.
 
"Sudah (naik ke tahap penyidikan) sesuai yang disampaikan Bapak Kapolri (Jenderal Listyo Sigit Prabowo)," kata Dedi saat dikonfirmasi, Selasa, 19 Juli 2022.

 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif