Berkas Perkara Ratna Dilimpahkan Hari Ini

Siti Yona Hukmana 08 November 2018 11:12 WIB
Kabar Ratna Dianiaya
Berkas Perkara Ratna Dilimpahkan Hari Ini
Penyidik bersiap melimpahkan berkas perkara Ratna/Medcom.id/Yona
Jakarta: Berkas perkara Ratna Sarumpaet dilimpahkan ke Kejaksaan hari ini. Ada dua berkas yang akan diserahkan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menjelaskan dua berkas tersebut ialah perkara nomor: BP/685/XI/2018/Ditreskrimum, tanggal 1 November 2018. Kemudian berkas perkara nomor BP/685/XI/2018/Ditreskrimum, tanggal 8 November 2018.

"Ini semua akan kami serahkan pada tahap pertama ke kejaksaan," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 8 November 2018.


Pada berkas itu terdapat 32 berita acara pemeriksaan (BAP) tersangka, saksi, dan saksi ahli. Ada pula 63 lampiran barang bukti.

Baca: Ratna Sarumpaet Depresi

Berkas itu akan dievaluasi Jaksa Penuntut Umum (JPU). Polda Metro hanya menunggu hasil evaluasi.

"Apakah ada petunjuk maupun ada kekurangan baik materiil maupun formil. Seandainya ada petunjuk maka dikembalikan ke penyidik untuk diperbaiki. Tapi kalau itu nanti dikatakan lengkap oleh JPU, segera diserahkan ke penyidik untuk menyerahkan tersangka dan barang bukti," beber Argo.

Penyidik memeriksa Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Asiantoro dalam kasus ini. Ketua Cyber Indonesia Muannas Al Aidid sebagai pelapor dalam kasus itu, Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Nanik S Deyang juga menjadi terperiksa.

Baca: Permohonan Tahanan Kota Ratna Ditolak

Sejumlah nama lain, seperti juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak dan staf pribadi Ratna, Ahmad Rubangi juga menjadi terperiksa. Dua anak Ratna, Atiqah Hasiholan dan Fathom Saulina pun sempat dipangil penyidik.

Ratna dianggap melanggar Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 juncto Pasal 45 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Ia terancam hukuman 10 tahun penjara.





(OJE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id