Rilis pengungkapan penyelundupan benur di Kawasan Muara Angke, Jakarta Utara. Medcom.id/Yurike Budiman.
Rilis pengungkapan penyelundupan benur di Kawasan Muara Angke, Jakarta Utara. Medcom.id/Yurike Budiman.

Polisi Menggagalkan Penyelundupan Benur Senilai Rp6 Miliar

Yurike Budiman • 14 Juli 2021 05:28
Jakarta: Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggagalkan penyelundupan benih lobster atau benur di Kawasan Muara Angke, Jakarta Utara. Sebanyak tiga tersangka, yakni UJ, 40, N, 39, dan R, 20, ditangkap dalam kasus ini.
 
"Ini berpotensi menyelamatkan keuangan negara dari hasil pengungkapan ini. Apabila dijual hingga ke luar negeri, senilai sekitar Rp6 miliar," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Putu Kholis Aryana, di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Selasa, 13 Juli 2021.
 
Kholis mengatakan saat ditangkap, ketiga tersangka membawa 61.398 ekor benur. Puluhan ribu benur itu rencananya dibawa ke Lampung.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tersangka ini ada dari Sukabumi dan Lampung. Terindikasi mereka akan membawa benih lobster ini ke Pulau Sumatra untuk selanjutnya dikirim ke luar negeri, melalui jalur laut dari Sumatra," kata Kholis.
 
Baca: Penyelundup 39 Ribu Benih Lobster di Trenggalek Ditangkap
 
Dari pemeriksaan awal, benur tersebut didapat dari Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat. Tersangka UJ dan N berperan membawa benur dari Sukabumi menuju Muara Angke. Sementara tersangka RH yang akan memberi tahu kapan pengiriman dan pergerakan barang tersebut.
 
Para tersangka dijerat Pasal 92 juncto Pasal 26 ayat 1 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Perikanan. Begitu juga kelompok-kelompok yang memfasilitasi atau membantu ekspor ilegal, dikenakan Pasal 55 KUHP.
 
"Ancamannya di atas 5 tahun penjara," kata Kholis.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif