Mantan asisten pribadi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Miftahul Ulum. MI/Rommy Pujianto
Mantan asisten pribadi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Miftahul Ulum. MI/Rommy Pujianto

Banding, Hukuman Eks Asisten Imam Nahrawi Justru Diperberat Jadi 6 Tahun

Nasional koni Kasus Suap Kasus Suap Imam Nahrawi
Fachri Audhia Hafiez • 21 Oktober 2020 14:07
Jakarta: Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta memperberat hukuman mantan asisten pribadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, Miftahul Ulum. Hukuman Ulum diperberat dari empat tahun menjadi enam tahun penjara.
 
"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Miftahul Ulum dengan pidana penjara selama enam tahun dan pidana denda Rp200 juta subsider tiga bulan kurungan," bunyi amar putusan majelis hakim tinggi dikutip Medcom.id dari laman Direktori Putusan Mahkamah Agung (MA), Rabu, 21 Oktober 2020.
 
Banding Ulum masuk ke PT Jakarta pada 24 Agustus 2020. Putusan banding dikeluarkan dengan surat nomor 28/PID.TPK/2020/PTDKI tertanggal 25 September 2020 dan dibacakan oleh Hakim Ketua Achmad Yusak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ulum divonis enam tahun penjara di pengadilan tingkat pertama. Hukuman ini lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang meminta Ulum dihukum sembilan tahun bui serta denda Rp300 juta subsider enam bulan kurungan.
 
Baca: Banding Ditolak, Imam Nahrawi Tetap Divonis 7 Tahun
 
Ulum dinilai terbukti menerima Rp11,5 miliar dari Sekretaris Jenderal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Ending Fuad Hamidy dan Bendahara Umum KONI Johnny E Awuy. Suap itu untuk mempercepat persetujuan dan pencairan bantuan dana hibah yang diajukan KONI kepada Kemenpora.
 
Pengajuan dana itu termuat dalam proposal dukungan KONI dalam rangka pengawasan dan pendampingan seleksi calon atlet dan pelatih atlet berprestasi pada 2018. Kasus ini juga terkait proposal bantuan dana hibah kepada Kemenpora dalam pelaksanaan tugas pengawasan dan pendampingan program peningkatan prestasi olahraga nasional pada multievent Asian Games dan Asian Para Games 2018.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif