Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.

Menhub Bentuk Tim Usut Kekerasan di Akademi Penerbangan

Nasional penemuan mayat penganiayaan menhub
Antara • 06 Februari 2019 09:06
Jakarta: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memerintahkan Kepala Badan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemenhub membentuk tim investigasi internal. Ini terkait meninggalnya taruna Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar Aldama Putra Pongkala, 19.
 
"Kementerian Perhubungan menyatakan turut berbelasungkawa atas meninggalnya taruna ATKP Makassar pada Minggu, 3 Januari 2019 yang diduga akibat tindakan kekerasan oleh seniornya," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Djoko Sasono di Jakarta, Rabu, 6 Februari 2019.
 
Menhub menyesalkan terjadinya tindakan kekerasan di sekolah yang menewaskan taruna tersebut. Sebab, Kementerian Perhubungan telah berulang kali menyampaikan peringatan kepada para pengelola sekolah untuk melaksanakan standar prosedur (protap) pengawasan dan pencegahan terjadinya kekerasan di sekolah-sekolah di bawah pembinaan Kementerian Perhubungan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pembentukan tim investigasi internal ini, kata Djoko, untuk mengetahui alasan pengulangan kasus kekerasan.Kemenhub juga segera mengambil langkah terhadap unsur sekolah yang lalai dalam melaksanakan tugas sehingga peristiwa tindak kekerasan terjadi lagi.
 
(Baca juga:Siswa Akademi Penerbangan Makassar Tewas di Kampus)
 
Djoko memastikan Kemenhub bakal bertanggung jawab terhadap seluruh proses mulai dari rumah sakit sampai dengan pemakaman. Kasus ini juga telah diserahkan kepada kepolisian untuk diusut tuntas.
 
Djoko menambahkan, Menhub Budi sudah menginstruksikan kepada Kepala BPSDMP agar lebih meningkatkan pengawasan dan pembinaan. Baik secara edukasi maupun peningkatan moral taruna-taruni sekolah tinggi di bawah pembinaan Kemenhub untuk mencegah terulangnya kasus ini ke depan.
 
Dalam kasus ini, polisi menetapkan satu orang tersangka yakni Muh Rusdi, 21 yang merupakan senior korban. Korban dianiaya hanya karena tidak mengenakan helm saat masuk ke dalam areal kampus pada Minggu, 3 Februari 2019.
 

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif