Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo - Medcom.id/Ilham Pratama Putra.
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo - Medcom.id/Ilham Pratama Putra.

Video Viral Diduga Rapat Makar Didalami

Nasional kasus makar
Cindy • 16 Mei 2019 10:26
Jakarta: Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengungkapkan pihaknya tengah mendalami video viral di media sosial terkait dugaan makar. Dalam video terlihat beberapa orang tengah rapat merencanakan makar saat pengumuman hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019, 22 Mei 2019.
 
"Sudah saya informasikan ke Direktorat Siber, informasinya masih dilakukan analisa," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 16 Mei 2019.
 
Dedi menyebut kepolisian selalu melakukan analisis dari video-video yang viral di media sosial. Kepolisian tak mau buru-buru.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Masih ditunggu, jadi setiap ada dugaan peristiwa-peristiwa (makar) seperti itu, dari Direktorat Siber lebih banyak menganalisis dulu, kajian-kajian dulu. Atau kasus yang ditangani menunggu laporan (masyarakat)," ucap Dedi.
 
(Baca juga:Polisi Selisik Kasus Amien Rais hingga Bachtiar Nasir)
 
Sebelumnya, akun Twitter @lesandra16 mengunggah video yang diduga rapat makar. Dalam cuitannya, akun itu menuliskan "Bocoran rencana makar tanggal 22 Mei nih. katanya sih mantan Danjen Kopassus yang ngomong ini."
 
Dalam video, seorang laki-laki berkumis tengah melangsungkan rapat dengan ibu-ibu. Mereka berencana menutup kantor KPU, Istana Negara, dan gedung DPR apabila pasangan calon (paslon) nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dinyatakan menang.
 
"Nanti kalau 22 (Mei) diumumkan (hasil pemilu), kalau Jokowi menang, yang kita lakukan tutup dulu KPU, tutup, mungkin ada yang tutup Istana (Negara) dengan DPR, Senayan dalam jumlah besar," ujar laki-laki dalam video.
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif