Penyidik senior KPK Novel Baswedan menyampaikan keterangan pers ketika tiba di Gedung KPK, Jakarta. Foto: MI/Rommy Pujianto.
Penyidik senior KPK Novel Baswedan menyampaikan keterangan pers ketika tiba di Gedung KPK, Jakarta. Foto: MI/Rommy Pujianto.

Polisi Kaji Temuan Ombudsman di Kasus Novel

Nasional novel baswedan
Muhammad Al Hasan • 07 Desember 2018 19:21
Jakarta: Polda Metro Jaya (PMJ) masih mempelajari temuan Ombudsman terkait dugaan malaadministrasi penyidikan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Polisi belum bisa menjawab banyak soal temuan ini.
 
"Dari kemarin kan (temuan) sudah diserahkan ke Polda Metro lagi dipelajari. Temuannya apa? Nanti akan dijawab dalam waktu 30 hari," kata Kadivhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jumat, 7 Desember 2018.
 
Sementara itu, dia menjelaskan polisi sudah menggunakan dua metode pendekatan dalam mengungkap kasus ini. Metode ini meliputi induktif dan deduktif.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dari induktif itu sudah kami lakukan, sudah turun ke TKP (tempat kejadian perkara). Dari PMJ, Mabes Polri, dan polres dan polsek sudah turun ke TKP saat kejadian. Sudah melakukan olah TKP melihat dari sana," ujar dia.
 
Baca: KPK: Novel Jangan jadi Korban Dua Kali
 
Dari sana, polisi sudah mendapatkan beberapa saksi dan barang bukti berikut siapa sosok yang dicurigai. Bahkan, sejumlah terduga sudah pernah diamankan polisi.
 
Ombudsman mengungkapkan sejumlah malaadministrasi terkait penyidikan kasus Novel dalam laporan hasil pemeriksaan (LHP). Berkas itu kemudian diserahkan ke Polda Metro Jaya.
 
Dalam temuan Ombudsman, polisi dianggap tidak efektif dan efisien dalam menangani kasus Novel. Ombudsman menyoroti aspek penundaan berlarut penanganan perkara.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif