Lampung: Jenazah seorang bayi laki-laki ditemukan di dalam sumur balai desa di Desa Papan Asri, Kecamatan Abung Semuli, Lampung Utara. Bayi tersebut diduga kuat sengaja dibunuh karena lehernya terjerat tali tas.
"Dugaan sementara mungkin ini dari hubungan gelap ataupun apa mungkin karena untuk menutupi malu akhirnya mayat bayi ini dibuang," jelas Kaur Identifikasi Polres Lampung Utara Bripka Untung Sarwono dalam tayangan Metro Hari Ini di Metro TV, Sabtu, 2 Oktober 2021.
Jasad bayi pertama kali ditemukan oleh warga ketika melintasi perkebunan jagung di sekitar balai desa. Polisi yang datang ke tempat kejadian perkara dibantu dengan warga sekitar pun langsung melakukan evakuasi terhadap jasad korban.
Tidak banyak barang bukti yang ditemukan bersama bayi tersebut. Jasad bayi hanya terbungkus kain berwarna merah muda dengan tali tas dan kain berwarna hijau melilit di lehernya. Berdasarkan hasil olah TKP, jasad bayi kemungkinan sudah dibuang selama dua hari.
"Kalau untuk berdasarkan olah TKP, ini kemungkinan mayat ini sudah berumur sekitar dua hari karena sudah mulai proses pembusukan. Kemudian ada kain sejenis kerudung warna hijau dengan posisi terikat di leher," ucap Untung.
Bayi tersebut dibunuh dan dibuang ke sumur yang memiliki kedalaman lima meter. Jasad bayi sudah dibawa ke rumah sakit umum HM Ryacudu, Kotabumi, Lampung untuk dilakukan autopsi. Polisi hingga saat ini terus melakukan pemeriksaan sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti. (Widya Finola Ifani Putri)
Lampung: Jenazah seorang bayi laki-laki ditemukan di dalam sumur balai desa di Desa Papan Asri, Kecamatan Abung Semuli, Lampung Utara. Bayi tersebut diduga kuat sengaja
dibunuh karena lehernya terjerat tali tas.
"Dugaan sementara mungkin ini dari hubungan gelap ataupun apa mungkin karena untuk menutupi malu akhirnya mayat bayi ini dibuang," jelas Kaur Identifikasi Polres Lampung Utara Bripka Untung Sarwono dalam tayangan Metro Hari Ini di Metro TV, Sabtu, 2 Oktober 2021.
Jasad bayi pertama kali ditemukan oleh warga ketika melintasi perkebunan jagung di sekitar balai desa.
Polisi yang datang ke tempat kejadian perkara dibantu dengan warga sekitar pun langsung melakukan evakuasi terhadap jasad korban.
Tidak banyak barang bukti yang ditemukan bersama bayi tersebut. Jasad bayi hanya terbungkus kain berwarna merah muda dengan tali tas dan kain berwarna hijau melilit di lehernya. Berdasarkan hasil olah TKP, jasad bayi kemungkinan sudah dibuang selama dua hari.
"Kalau untuk berdasarkan olah TKP, ini kemungkinan mayat ini sudah berumur sekitar dua hari karena sudah mulai proses pembusukan. Kemudian ada kain sejenis kerudung warna hijau dengan posisi terikat di leher," ucap Untung.
Bayi tersebut dibunuh dan dibuang ke sumur yang memiliki kedalaman lima meter. Jasad bayi sudah dibawa ke rumah sakit umum HM Ryacudu, Kotabumi, Lampung untuk dilakukan autopsi. Polisi hingga saat ini terus melakukan pemeriksaan sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti.
(Widya Finola Ifani Putri) Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)