Ilustrasi pengadilan/Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi pengadilan/Medcom.id/M Rizal

YLBHI: Pelaku Pelanggaran HAM Tak Boleh Diampuni

Nasional Pelanggaran HAM hak asasi manusia Komnas HAM Kejahatan Atas Kemanusiaan
Cahya Mulyana • 27 November 2021 14:48
Jakarta: Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Asfinawati, meminta pemerintah menuntaskan kasus-kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Semua pelaku kejahatan kemanusiaan harus mendapatkan hukuman setimpal dan tak pantas diampuni. 
 
"Sudah seharusnya kasus-kasus pelanggaran HAM yang berat ini disidik karena sudah terlalu lama. Korbannya juga banyak," kata Asfinawati kepada Media Indonesia, Sabtu, 27 November 2021.
 
Menurut dia, pemerintah harus konsisten menuntaskan kasus-kasus pelanggaran HAM.  Kejaksaan Agung selaku alat negara dituntut membuat dakwaan yang sempurna untuk para pelaku. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Jaksa Agung Diminta Segera Bentuk Tim Penyidik Pelanggaran HAM Berat
 
"Memastikan agar proses persidangan tidak justru menjadi alat impunitas (pengampunan). Maka perlu dibuat dakwaan yang baik," kata Asfinawati.
 
Dia menyebut hukuman pidana tak cukup menjerat para pelaku pelanggaran HAM. Pemerintah dituntut memberikan perlindungan dan pemulihan nama seluruh korban berikut keluarganya. 
 
"Perlindungan korban, keluarga korban juga saksi," pungkasnya. 
 
Terpisah, Ketua Komisi Nasional untuk Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik mengapresiasi langkah pemerintah yang ingin segera menuntaskan kasus-kasus pelanggaran HAM berat. Pihaknya telah merampungkan penyeleidikan sehingga Kejaksaan Agung patut melanjutkannya ke tingkat penyidikan. 
 
"Kita meminta Jaksa Agung segera saja membentuk tim penyidik. Jika diperlukan dapat melibatkan ahli independen yang berpengalaman," katanya kepada Media Indonesia, Sabtu, 27 November 2021.

 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif