Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono--Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono--Medcom.id/Siti Yona Hukmana.

Polisi Cari Bukti Dugaan Dana Masuk ke Indonesia

Nasional penggeledahan
Siti Yona Hukmana • 13 April 2019 02:00
Jakarta: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membeberkan pemeriksaan yang dilakukan oleh Direkotrat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya. Menurut Argo, penggeledahan itu dilakukan karena ada transaksi mencurigakan.
 
"Itu ada dugaan dana masuk ke Indonesia. Jadi ada transaksi mencurigakan," kata Argo saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, 12 April 2019.
 
Namun, Argo membantah pihaknya melakukan penggeledahan. Menurut dia, hanya meminta dokumen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Itu bukan geledah, tapi minta dokumen saja," ujarnya.
 
Kemudian, ketika ditanya pelapor dari penyidikan ini ia enggan membeberkan. Menurut dia, pelapor tidak bisa diungkap ke publik.
 
"Pelapor enggak boleh (kita sampaikan), nanti dituntut saya kalau pelapor disampaikan," tuturnya.
 
Namun, ia mengaku tak ada pelapor dalam aksi penggeledahan itu. Polda, kata dia, hanya menerima informasi.
 
"Enggak ada laporan ke Polda. Ada informasi masuk ke Polda, masih tahap penyidikan," ungkapnya.
 
Lebih lanjut, Argo mengatakan PT Telkom diduga telah melakukan tindak pidana korupsi. Ia mengaku telah mengantongu jumlah kerugian negaranya.
 
"Iya itu pidana korupsi ya. Iya ada kerugian negaranya," imbuh Argo.
 
Penggeledahan PT Telkom ini diduga berkaitan dengan Pilpres 2019. Namun, Argo enggan berasumsi.
 
"Belum tahu itu terkait (capres cawapres)," pungkas Argo.
 
Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya menggeledah kantor PT Telkom Indonesia di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan pada Jumat, 12 April 2019 pukul 15.37 WIB. Ada sekitar lima orang penyidik memdatangi gedung tersebut.
 
"Kita melakukan ini (penggeledahan) atas dasar pengaduan, lalu kita tindak lanjuti. Ada dugaan transaksi yang mencurigakan, ya, kita tindak lanjuti," kata Kasubdit III Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya AKBP Ganis Setyaningrum saat dihubungi Medcom.id di Jakarta, Jumat, 12 April 2019.
 
Namun, Ganis enggan membeberkan penyelidikan baru yang dimaksud. Dalam waktu dekat penyelidikan baru bakal diungkap.
 
"Koordinasi dengan humas Polda Metro Jaya saja ya, saya enggak berani berkomentar," ujar dia.
 

(EKO)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif