Sidang pembacaan tuntutan Imam Nahrawi/Medcom.id/Candra.
Sidang pembacaan tuntutan Imam Nahrawi/Medcom.id/Candra.

Hakim Diminta Mencabut Hak Politik Imam Nahrawi

Nasional Kasus Suap Imam Nahrawi
Candra Yuri Nuralam • 12 Juni 2020 18:09
Jakarta: Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) diminta mencabut hak politik mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Imam dinilai terbukti menerima suap dan gratifikasi dalam pengurusan proposal hibah yang diajukan KONI kepada Kemenpora Tahun Anggaran 2018.
 
"Menjatuhkan pidana tambahan kepada Imam Nahrawi berupa pencabutan hak dipilih dalam jabatan publik selama lima tahun," kata jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) Ronald F Worotikan dalam telekonferensi di Jakarta, Jumat, 12 Juni 2020.
 
Pencabutan hak politik terhitung setelah Imam menjalani pokok pidananya. Imam dituntut hukuman penjara 10 tahun dengan denda Rp500 juta subsider enam bulan kurungan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Imam Nahrawi Dituntut 10 Tahun Penjara
 
Imam juga diminta membayar uang pengganti sebesar Rp19,15 miliar. Jika uang tak dibayarkan dalam sebulan, harta benda Imam boleh dirampas jaksa untuk dilelang. Imam juga akan dipenjara selama tiga tahun jika hartanya tidak mencukupi untuk membayar uang pengganti.
 
Dalam tuntutan ini hal yang memberatkan Imam adalah perbuatannya yang dinilai menghambat perkembangan prestasi atlet di Indonesia. Imam juga dinilai tak kooperatif dengan tidak mau mengakui perbuatannya.
 
"Yang meringankan adalah terdakwa bersikap sopan selama pemeriksaan si persidangan, terdakwa masih memiliki tanggungan keluarga," tutur Ronald.
 
Imam dinilai melanggar Paaal 12 A juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 (1) ke-1 KUHP, juncto Pasal 64 (1) KUHP dan Pasal 12 B (1) juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 (1) Kuhp Jo Pasal 65 (1) KUHP.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif