Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen)
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen)

Eks Napi Terorisme Dipantau Jelang Pergantian Tahun

Nasional tahun baru perayaan tahun baru
Lukman Diah Sari • 31 Desember 2018 11:35
Jakarta: Densus 88 dan Satgas Antiterorisme terus memantau pergerakan 'sel tidur' terorisme. Satgas Antiterorisme dan Densus 88 bekerja secara silent.
 
"Karena kalau diketahui masyarakat justru akan membuat masyarakat jadi takut, jadi khawatir, bahkan panik. Itu yang tidak diinginkan, itu yang dihindari oleh satgas," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Senin, 31 Desember 2018.
 
Dedi menegaskan 'sel tidur' terorisme memiliki potensi melakukan pergerakan. Selain itu, para mantan nara pidana teroris yang masih memiliki paham radikal terus diikuti 24 jam.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Baik pergerakan secara konvensional maupun pergerakan melalui IT. Jadi, setiap ada hal-hal yang mencurigakan Polri bisa melakukan tindakan preemtif strike dalam rangka untuk mencegah dan memitigasi aksi terorisme," kata dia.
 
Pada November-Desember ini telah ditangkap 21 orang."Itu adalah salah satu tindakanpreemtif strike," kata Dedi.
 

 

(YDH)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif