Ilustrasi Gedung KPK -- Metrotvnews.com/Rizky Ferdiansyah
Ilustrasi Gedung KPK -- Metrotvnews.com/Rizky Ferdiansyah

KPK Diminta Tak Ragu Periksa Eks Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan

Rizky Ferdyansyah • 18 Januari 2015 17:32
medcom.id, Jakarta: Indonesia Corruption Wacth (ICW) berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengembangkan hasil temuan awal kasus pengurusan alih fungsi lahan di Kabupaten Bogor. Hal tersebut terkait disebut-sebutnya nama Ketua MPR Zulkifli Hasan yang diduga ikut mencicipi duit dari Kwee Cahyadi Kumala yang merupakan bos Sentul City.
 
"Paling tidak ini temuan awal dari hasil pengembangan KPK, saya pikir KPK bisa tindaklanjuti itu," kata Peneliti ICW Emerson Yuntho, di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (18/1/2015).
 
Selain itu, pengusaha Gulat Medali Emas Manurung yang menjalani sidang di Pengadilan Tipikor juga sempat menyebut nama mantan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan disebut dalam dakwaan yang disusun Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK.

"Kalau memang buktinya kuat tidak perlu ragu untuk menetapkan Zulkifli. Calon kapolri saja bisa ditetapkan," imbuhnya.
 
Sebelumnya mantan Menteri Kehutanan itu membantah pernah secara lisan memberikan tambahan perluasan kawasan hutan menjadi bukan hutan Provinsi Riau 30 ribu Ha. Hal tersebut dikatakannya saat bersaksi untuk terdakwa dugaan suap pengajuan revisi lahan bukan hutan di Provinsi Riau, Gulat Medali Emas Manurung.
 
Zulkifli membenarkan, usai mengeluarkan SK 637/Menhut-II/2014 tentang Perubahan Peruntukan Kawasan Hutan menjadi Bukan Hutan, dirinya memberikan kesempatan kepada warga yang ingin melakukan revisi.
 
"Beberapa lama kemudian rombongan masyarakat adat datang, rombongan gubernur untuk menyampaikan perbaikan. Tapi, Gubernur enggak datang, yang datang wakil," papar Zulkifli di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin 5 Januari lalu.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>