Pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
Pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam

KPK Sebut Pengisian Penjabat Kepala Daerah Rentan Dikorupsi

Nasional KPK pencegahan korupsi Kepala Daerah Penjabat kepala daerah
Candra Yuri Nuralam • 10 Mei 2022 14:15
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mewanti-wanti proses pengisian penjabat kepala daerah agar tidak disusupi praktik rasuah. Proses itu kerap disalahgunakan oleh beberapa pihak di daerah.
 
"Proses transisi dan pengisian Pj (penjabat) ini penting menjadi perhatian kita bersama. Karena proses ini sering menjadi ajang transaksi yang rentan terjadinya praktik-praktik korupsi," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Selasa, 10 Mei 2022.
 
Sebanyak 272 kepala daerah di Indonesia akan habis masa jabatannya dalam waktu dekat. Masa jabat mereka akan diisi penjabat yang ditugaskan sementara waktu sampai Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 bergulir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


KPK meminta pejabat tidak memanfaatkan momen penggantian penjabat sementara untuk mengeruk keuntungan haram. "Mirip halnya praktik jual-beli jabatan dalam beberapa perkara yang ditangani KPK," ujar Ali.
 
Baca: NasDem Ingatkan Pemerintah Taat Asas dalam Pengangkatan Penjabat Kepala Daerah
 
KPK juga meminta semua pihak melakukan pencegahan korupsi saat pergantian jabatan ini. Lembaga Antikorupsi tidak mau proses ini disepelekan karena bisa merugikan rakyat.
 
KPK tidak segan menindak siapa pun yang berani korupsi dalam proses alih jabatan itu. Lembaga Antikorupsi tidak akan pandang bulu jika menemukan bukti praktil rasuah.
 
"Jika mengacu pada data KPK sejak 2004 hingga 2021, tercatat para pelaku korupsi yang berasal dari proses politik cukup mendominasi. Di antaranya 310 orang merupakan anggota DPR dan DPRD, 22 gubernur, dan 148 wali kota, dan bupati," ucap Ali.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif