PT Tradha jadi Tersangka TPPU
Wakil Ketua KPK Laode M. Syarief/MI/Rommy Pujianto
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan PT Putra Ramadhan (PR) atau PT Tradha sebagai tersangka kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU). Kasus ini merupakan pengembangan perkara korupsi yang menjerat Bupati nonaktif Kebumen Mohammad Yahya Fuad (MYF).

"KPK menemukan fakta-fakta dugaan tersangka MYF selaku pengendali PT PR atau PT Tradha baik secara langsung maupun tidak langsung," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat, 18 Mei 2018.

Baca: KPK Menyelisik Korporasi Penampung Dana Hasil Korupsi


Laode mengatakan PT Tradha beberapa kali ikut dalam pengadaan proyek di Pemkab Kebumen dengan cara meminjam 'bendera' lima perusahaan lain untuk menyamarkan identitas. Itu untuk mengesankan seolah-olah bukan PT Tradha yang mengikuti lelang.

"Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk menghindari dugaan tindak pidana korupsi berupa benturan kepentingan sebagaimana diatur dalam Pasal 12 huruf i UU Tipikor," ucap Laode.

KPK juga menemukan indikasi adanya TPPU yang dilakukan PT Tradha. PT Tradha diduga menyembunyikan atau menyamarkan asal-usul, sumber, lokasi, dan peruntukan sebenarnya dari harta kekayaan yang diketahui atau patut diduga merupakan hasil dari tindak pidana korupsi.

PT Tradha disangkakan melanggar Pasal 4 atau Pasal 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.



(OJE)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360