Deputi Bidang Pencegahan KPK Pahala Nainggolan dan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Foto: MTVN/Intan Fauzi.
Deputi Bidang Pencegahan KPK Pahala Nainggolan dan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Foto: MTVN/Intan Fauzi.

KPK Kenalkan Politik Cerdas Berintegritas kepada Parpol

Nasional kpk parpol
Intan fauzi • 31 Agustus 2017 19:10
medcom.id, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berinisiatif untuk mendekati partai politik dengan mengenalkan program politik cerdas berintegritas. Partai pertama yang didatangi KPK adalah PDI Perjuangan.
 
"Kita bekerja sama dengan PDI Perjuangan karena ini partai paling besar," kata Deputi Bidang Pencegahan KPK Pahala Nainggolan, di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis 31 Agustus 2017.
 
Tim dari KPK disambut petinggi-petinggi PDI Perjuangan, seperti Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira, dan anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Eva Sundari.Pertemuan dimulai sejak pukul 14.00 WIB dan berlangsung selama sekitar tiga jam.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pahala menjelaskan, program ini untuk penguatan tata kelola partai supaya lebih baik dan berintegritas. Pasalnya, sebanyak 32 persen yang terkena kasus di KPK adalah kader parpol.
 
"Makanya kita datang ke partai karena kita pikir seharusnya partai bisa membuat kebijakan yang lebih memperkuat integritasnya," jelas Pahala.
 
Lebih konkretnya, lanjut Pahala, KPK bakal membantu proses pengkaderan partai. Pakar dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) langsung yang akan melakukan kajiannya.
 
"Kedua untuk rekrutmen untuk lebih spesifik lagi kita akan ikut bersama PDI Perjuangan untuk keperluan sekolah kader. Sekolah untuk calon kader kita ingin memasukkan nilai-nilai integritas di sana plus ada beberapa best practice yang kita dapat di mana KPK akan bekerja di 356 kabupaten/kota dan 23 provinsi," terang dia.
 
Berikutnya, KPK mendorong transparansi keuangan parpol. Apalagi, pemerintah sedang mengusulkan untuk kenaikan dana bantuan parpol dari Rp108 menjadi Rp1.000. Yang terakhir, KPK juga mendorong pembuatan standar etik yang berlaku bagi semua parpol.
 
"Intinya ini langkah utama dari KPK untuk mendekat ke partai," ujar Pahala.
 
Pahala mengapresiasi sikap terbuka PDI Perjuangan sebagai parpol pertama yang didatangi KPK. Selanjutnya KPK akan menemui parpol lainnya. "Sebanyak 10 partai akan kita datangi, rencananya ketua KPK sudah bersurat ke 10 partai," tutur Pahala.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif