Andi Zulkarnaen
Andi Zulkarnaen "Choel" Mallarangeng. MI/Bary Fathahilah.

Choel Ingin Wafid Muharam Diseret ke Kasus Hambalang

Nasional hambalang
Surya Perkasa • 07 Juli 2017 03:35
medcom.id, Jakarta: Andi Zulkarnaen "Choel" Mallarangeng menyayangkan keputusan majelis hakim tak merekomendasikan KPK untuk menyeret mantan Sekretaris Kemenpora Wafid Muharram. Padahal, Choel menilai, fakta persidangan menunjukkan peran besar Wafid.
 
"Kapan Wafid Muharram jadi tersangka agar tidak tebang pilih," kata Choel usai divonis 3,5 tahun penjara oleh majelis hakim pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis 6 Juli 2017.
 
Pernyataan Choel diperkuat oleh penasehat hukumnya, Luhut Pangaribuan. Dia menyayangkan, hakim menyatakan tidak memiliki kewenangan untuk merekomendasikan KPK mengembangkan kasus.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Padahal, kata Luhut, fakta pengadilan menunjukkan peran besar Wafid dalam kasus ini. "Sekarang tugas paling penting, pelaku utama harus dibawa ke persidangan," kata dia.
 
Choel dinyatakan terbukti bersama kakaknya, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alfian Mallarangeng ikut bermain proyek pembangun P3SON Hambalang, Jawa Barat.
 
Choel disebut ikut memenangkan perusahan tertentu. Dia diberi uang sebesar Rp2 miliar dan USD550 ribu. Atas perbuatannya itu, Choel diganjar hukuman 3,5 tahun penjara dan denda Rp250 juta subsider 3 bulan kurungan.
 
Uang tersebut diberikan lewat sejumlah orang, salah satunya Wafid. Wafid hingga saat ini memang belum diproses secara hukum untuk kasis P3SON hambalang. Wafid terjerat kasus lain. Dia divonis hukuman lima tahun penjara oleh Mahkamah Agung untuk kasus Wisma Atlet Jakabaring, Palembang.
 
(DRI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif