Gus Sholah/ANT/Syaiful Arif
Gus Sholah/ANT/Syaiful Arif

Gus Sholah: Pancasila Sering Dibicarakan, Tapi tidak Diamalkan

M Rodhi Aulia • 05 April 2015 07:33
medcom.id, Jakarta: Pemblokiran puluhan situs yang dinilai radikal masih menuai kontroversi. Ada aspek ketidakadilan ketika pemblokiran situs tidak dibarengi alasan yang jelas. Apalagi dilakukan di negara dengan Pancasila sebagai dasar negara.
 
Anggota Tim Panel Situs Negatif Kementerian Komunikasi dan Informatika Solahuddin Wahid menyesalkan aksi pihak yang hendak mengganti ideologi Pancasila. Menurut dia, ideologi itu baik, hanya saja belum sepenuhnya terlaksana.
 
"Negara Pancasila tidak baik, bukan itu sebabnya. Pancasila sudah baik. Tapi lebih banyak dibicarakan, dikhutbahkan dan dipadatokan, tapi belum diamalkan," kata Pria yang akrab disapa Gus Sholah dalam program Bincang Pagi Metro TV, Minggu (5/4/2015).

Dia menjelaskan, Pancasila bermanfaat bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Dia mencontohkan, sila kelima yang berbunyi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Seperti halnya program BPJS Kesehatan. 
 
"Itu sangat membantu, bagi rakyat yang kesulitan. Akan tetapi belum merata. Kita akui belum baik, tapi ada kemajuan " terang dia.
 
Gus Sholah sempat menyinggung aksi dari Hizbu Tahrir Indonesia yang menyuarakan pendirian negara Islam. Menurut dia, gerakan dan situs kelompok ini yang pantas diblokir.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OJE)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>