Jusuf Kalla--MI/Adam Dwi
Jusuf Kalla--MI/Adam Dwi

JK: Korupsi Itu Urusan Pribadi

Dheri Agriesta • 10 April 2015 13:45
medcom.id, Jakarta: Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Andriansyah terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT), yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebut permasalahan korupsi tak berhubungan dengan spirit partai yang mengusung antikorupsi.
 
"Soal korupsi, masalah orang yang korupsi, tidak terkait dengan partainya," kata JK di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2015).
 
Karena, sambung JK, koruptor tak hanya ditangkap dari satu partai saja. Ada banyak partai besar yang anggotanya dijerat lembaga antirasuah itu.

Oleh karena itu, penangkapan kader PDI Perjuangan yang duduk di Komisi IV DPR ini tak relevan, jika dihubungkan dengan partai yang menaunginya. "Semua yang ditangkap KPK dari berbagai macam partai. Ada partai Golkar, PPP, PKS, Demokrat. Sebagian besar partai ada anggotanya yang bermasalah. Jadi saya rasa ini tak relevan jika dihubungkan dengan partai," terangnya.
 
Tim operasi tangkap tangan KPK menangkap tiga orang diduga korupsi. Ketiganya saat ini masih berstatus terperiksa. "Tiga orang statusnya terperiksa. KPK punya waktu 1X24 jam untuk menyimpulkan bagaimana cerita akhirnya," kata Pelaksana tugas (Plt) Pimpinan KPK, Johan Budi SP di Kantor KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (10/4/2015).
 
Salah seorang yang ditangkap adalah politikus PDI Perjuangan Adriansyah. Ia ditangkap di salah satu hotel di kawasan Sanur, Bali. Dalam penangkapan itu, penyidik menemukan uang dalam bentuk rupiah dan dolar Singapura. "(Adriansyah) dibawa dari Bali menggunakan pesawat komersil dan tiba di KPK pukul 10.30 WIB," paparnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>