Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. Foto: Medcom.id/Yurike Budiman
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. Foto: Medcom.id/Yurike Budiman

Polda Metro Pastikan Ikut Demo Tak Akan Tercatat di SKCK

Nasional Omnibus Law Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja
Kautsar Widya Prabowo • 15 Oktober 2020 23:55
Jakarta: Polda Metro Jaya memastikan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) para pelajar yang ikut berdemo menolak omnibus law tak akan dinodai. Mereka tak akan dipersulit untuk mendapatkan dokumen yang bisanya diperlukan untuk melamar pekerjaan itu.
 
"Dia yang memang divonis, mereka yang melakukan pembunuhan, nanti akan tercatat di SKCK itu, tapi ini kan (ikut demo) belum (terkena kasus)," ujar Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar (Kombes) Yusri Yunus di Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2020.
 
Menurut dia, Polda tidak mencatatkan identitas pelajar yang terlibat unjuk rasa untuk mencantumkan aksinya ke dalam SKCK. Pelajar tersebut hanya didata agar tidak mengulangi tindakan serupa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sekarang semua pelajar yang kita amankan ini kan kita buat pernyataan. Pernyataan dengan perjanjian tidak mengulangi lagi," jelas dia.
 
Yusri menegaskan penerbitan SKCK tidak berhubungan dengan unjuk rasa yang diperbolehkan dalam perundang-undangan. Namun, kondisi bakal berbeda bila pelajar itu terlibat pelanggaran hukum.
 
Baca: Proses Hukum Pelajar Pedemo Diminta Mengacu UU Sistem Peradilan Anak
 
Ia justru meminta pelajar yang terlibat dalam unjuk rasaUndang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) tidak dikaitkan dengan catatan kejahatan di dalam SKCK. Rencana memasukkan demo ke dalam SKCK bagi pelajar justru suatu hal yang keliru.
 
"Kecuali sudah dipidana seperti resedivis itu baru," jelas dia.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif