Ilustrasi polisi. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi polisi. Medcom.id/M Rizal

39 Pelajar Ditangkap di Sekitar Gedung DPR, Hendak Demo UU Cipta Kerja

Nasional undang-undang unjukrasa buruh Omnibus Law
Siti Yona Hukmana • 07 Oktober 2020 15:31
Jakarta: Orang yang ditangkap imbas demo penolakan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker) bertambah. Sebelumnya, 18 orang ditangkap di kolong jembatan Semanggi, Jakarta Selatan pada Rabu siang, 7 Oktober 2020.
 
"Hari ini kita mengamankan 39 orang yang sekarang masih kita data," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu, 7 Oktober 2020.
 
Puluhan orang yang ditangkap tersebut bukan buruh atau mahasiswa. Mereka terdiri atas pelajar sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK), dan pengangguran yang mendapat ajakan demo lewat media sosial.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tidak ada kaitannya akan dilaksanakan agenda unjuk rasa oleh buruh atau mahasiswa. Ini di luar (kelompok) semua," ungkap mantan Kabid Humas Polda Jawa Barat itu.
 
Seluruhnya dibawa ke posko polisi di dekat Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat. Mereka diperiksa lebih lanjut untuk mengetahui latar belakang dan motif ikut demo.
 
Dari penangkapan itu, polisi menyita handphone pelajar itu. Polisi menemukan undangan demo di DPR dalam handphone masing-masing orang yang ditangkap.
 
Polisi mendata 39 orang itu. Setelah didata, mereka diberi edukasi untuk tidak memercayai undangan demo sekaligus mengedukasi bahaya demo di tengah pandemi covid-19.
 
"Dan rencananya setelah itu kita kembalikan ke orang tua," kata Yusri.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif