Setnov Bawakan Sekotak Nasi Goreng untuk Terduga Suap
Tersangka kasus korupsi proyek KTP-elektronik Setya Novanto -- Foto: Medcom.id/ M Al Hasan
Jakarta: Tiga tersangka kasus korupsi proyek KTP-elektronik (KTP-elmendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu sore 21 Maret, sekira pukul 17.00 WIB. Mereka yakni Andi Narogong, Setya Novanto, dan Irvanto Hendra. 

Tak biasanya, Novanto keluar gedung dengan membawa satu kotak nasi goreng. Ia bilang nasi goreng itu titipan untuk anggota Komisi XI DPR fraksi Golkar, Aditya Anugrah Moha (AAM) yang diduga terlibat suap penanganan perkara korupsi.

"Nasi goreng buat si Adit nih, Aditya Moha, dia seneng nasi goreng makanya dibawain. Udah, kasihan Adit," kata Setnov sambil melangkah masuk ke dalam mobil jemputannya, Rabu 20 Maret 2018.


Ketika dikonfirmasi terkait kedatangannya bersama tersangka lain, Setnov enggan menjawab. Ia bilang semua akan dijawab besok saat jadwal pemeriksaan tersangka.

"Besok lah, kita lihatlah besok, besok deh ya," kata dia

Dari pantauan Medcom.id ketiga tersangka tidak datang secara bersamaan. Pertama klai tiba di gedung lembaga antirasuah Andi Narogong, disusul Setya Novanto dan terakhir Irvanto Hendra. 

Masing-masing berada di KPK selama beberapa jam. Andi Narogong keluar terlebih dahulu sekitar pukul 19.23 WIB, selang beberapa jam disusul dengan Setnov dan Irvanto. Kedua saksi lainnya bungkam ketika diserbu pertanyaan oleh awak media.




(Des)