ilustrasi/medcom.id
ilustrasi/medcom.id

KPK Geledah Rumah Dinas dan Kantor Bupati Kuansing

Nasional KPK kasus korupsi Penegakan Hukum OTT KPK OTT KPK di Riau Bupati Kuansing Andi Putra
Candra Yuri Nuralam • 19 Oktober 2021 17:54
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung tancap gas mencari bukti dugaan rasuah dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kuansing, Riau. Rumah dinas dan kantor Bupati Kuansing Andi Putra digeledah KPK.
 
"Kegiatan itu merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh para penyelidik dan penyidik di lapangan untuk mencari bukti-bukti dan berbagai hal apakah itu dokumen, barang elektronik lainnya yang berhubungan dengan perkara," kata Direktur Penyidikan KPK Setyo Budiyanto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 19 Oktober 2021.
 
Setyo masih belum bisa memerinci lebih jauh barang bukti yang ditemukan penyelidik. Lembaga Antikorupsi meminta masyarakat sabar. Semuanya akan dibeberkan kepada publik pada waktu yang pas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Detailnya akan disampaikan lebih lengkap nanti oleh Pak Ali Fikri (pelaksana tugas juru bicara KPK) maupun pimpinan," ujar Setyo.
 
Baca: Ditangkap KPK, Kekayaan Bupati Kuansing Mencapai Rp3,7 Miliar
 
Sebelumnya, KPK menggelar OTT di Riau. Sebanyak delapan orang termasuk Bupati Kuansing Andi Putra terjaring dalam operasi senyap itu.
 
"KPK mengamankan beberapa pihak, sejauh ini ada sekitar delapan orang. Di antaranya benar, Bupati Kuansing, ajudan, dan beberapa pihak swasta," kata Ali melalui keterangan tertulis, Selasa, 19 Oktober 2021.
 
Hingga kini, delapan orang itu masih diperiksa oleh penyelidik KPK. KPK punya waktu 1x24 jam untuk menentukan tersangka dalam kasus ini. Penetapan tersangka akan diumumkan dalam konferensi pers.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif