Juru bicara KPK Febri Diansyah. Foto: MI/Susanto.
Juru bicara KPK Febri Diansyah. Foto: MI/Susanto.

KPK Dalami Keterangan Saksi di Kasus Suap Hakim

Nasional Kasus suap hakim
09 Januari 2019 08:28
Jakarta: Tersangka kasus dugaan suap pengurusan putusan praperadilan dugaan korupsi penggunaan dana bantuan partai politik, Bupati nonaktif Jepara Ahmad Marzuqi, belum juga ditahan. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mendalami keterangan saksi-saksi.

"Penahan tersebut tentu saja dilakukan sesuai proses di tahap penyidikan. Apakah terpenuhi alasan objektif dan subjektif yang dimiliki penyidik sesuai hukum acara yang berlaku. Saat ini proses yang dilakukan masih pemeriksaan, masih perlu melakukan beberapa pemeriksaan saksi-saksi," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa, 8 Januari 2019. 

Febri menjelaskan, KPK saat ini tengah memproses dua orang tersangka, baik yang diduga sebagai pemberi atau penerima. Para saksi yang diperiksa untuk memperdalam pokok perkara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



"Belum ada pelaku lain yang menjadi tersangka, sehingga para saksi yang diperiksa baik di Jakarta ataupun di Semarang itu dalam konteks untuk memperdalam pokok perkara yang sedang berjalan," jelas Febri. Baca juga: Bupati Jepara Kembali Diperiksa KPK

Penyidik KPK menetapkan Marzuqi bersama Hakim Pengadilan Negeri Semarang, Lasito sebagai tersangka pada 6 Desember 2018. KPK mengantongi bukti Marzuqi memberikan hadiah atau janji kepada Hakim Tunggal Praperadilan di PN Semarang itu. 

Kasus ini diduga terkait dugaan korupsi dana bantuan politik Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebesar Rp79 juta yang menyeret Marzuqi. Pada kontestasi Pilkada Jepara 2017, Marzuqi terpilih menjadi bupati. Saat itu, proses hukum Marzuqi di Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah sebagai tersangka masih berjalan. 

Jelang pelantikan sebagai bupati terpilih, terbit Surat Pemberitahuan Pemberhentian Penyidikan (SP3) dari Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah. Pada sidang praperadilan atas SP3, Marzuqi kalah dan kembali menyandang status tersangka.

Marzuqi lantas mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri Semarang. Hakim PN Semarang, Lasito mengabulkan permohonan Marzuqi. Marzuqi diduga memberikan uang suap sebanyak Rp700 juta kepada Lasito. 
(Marselina Tabita)


(HUS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi