Pencarian Linggis Pembunuh Satu Keluarga Dihentikan

Sunnaholomi Halakrispen 17 November 2018 17:12 WIB
Pembunuhan di Bekasi
Pencarian Linggis Pembunuh Satu Keluarga Dihentikan
Penyelam Polisi Perairan (Polair) Polda Metro Jaya Iptu Ketut Suastika/Medcom.id/Krispen
Jakarta: Tim penyelam menghentikan pencarian linggis yang menjadi barang bukti pembunuhan satu keluarga di Bekasi. Jarak pandang di dalam air 0 meter sehingga penyelam tidak dapat melihat benda di depannya.

"Di bawah sangat gelap karena lumpur," ujar penyelam Polisi Perairan (Polair) Polda Metro Jaya Iptu Ketut Suastika, di Kalimalang, Bekasi, Sabtu, 17 November 2018.

Ketut juga menyebut arus air cukup kuat. Penyelam tak bisa berlama-lama di dalam air. Mereka juga terbentur pintu air.


"Jadi terlalu dekat dengan pintu air, sehingga kami tidak bisa bertahan lama di bawah karena kekuatan kami hanya untuk menahan posisi badan kita di dasar," beber dia.

Baca: Penyelam Cari Bukti Utama Pembunuhan Satu Keluarga

Luas area pencarian linggis sekitar 10 meter dengan kedalaman 3-4 meter. Sayangnya, ketebalan lumpur di dasar air membuat penyelam kesusahan meski biasa menyelam di kedalaman 30-40 meter. Kondisi lumpur di area pencarian serupa kondisi sawah.

"Jadi kami jaga keselamatan anggota jangan sampai nanti di bawah terbentur pintu air," ucap dia.

Ketut menegaskan mereka siap kapan pun penyidik memerintahkan pencarian linggis. Linggis diperlukan untuk kepentingan penyidikan.

Baca: Tersangka Pembunuhan di Bekasi Sakit Hati Sering Dihina

Haris Simamora ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan keluarga Diperum Nainggolan. Pembunuhan terjadi di Jalam Bojong Nangka II RT 002 RW. 07, Pondok Melati, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat.

Empat korban ditemukan tak bernyawa di kediamannya, Selasa pagi, 13 November 2018. Keempatnya ialah Diperum Nainggolan, 38, Maya Ambarita, 37, Sarah Nainggolan, 9, serta Arya Nainggolan, 7. Pelaku diketahui membuang linggis yang digunakan membunuh itu di sekitar Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat.



(OJE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id