Wakil Ketua Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Laode M Syarif. Foto: MI/Rommy Pujianto
Wakil Ketua Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Laode M Syarif. Foto: MI/Rommy Pujianto

2 Pejabat BPN Tersangka Gratifikasi Rp22,23 Miliar

Nasional gratifikasi
Fachri Audhia Hafiez • 29 November 2019 20:44
Jakarta: Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kalimantan Barat 2012-2016, Gusmin Tuarita, dan Kepala Bidang (Kabid) Hak Tanah dan Pendaftaran Tanah Kantor BPN wilayah Kalimantan Barat, Siswidodo (SWD) jadi tersangka kasus suap. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga keduanya menerima gratifikasi hingga Rp22,23 miliar.
 
"KPK meningkatkan status perkara dugaan penerimaan gratifikasi oleh pejabat BPN terhitung 4 Oktober 2019, dengan dua orang tersangka," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat, 29 November 2019.
 
Laode memastikan penetapan tersangka ini sudah melalui temuan dua bukti permulaan yang cukup. Gusmin dan Siswidodo diduga melakukan tindakan yang menyalahgunakan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bagi KPK, praktik penerimaan gratifikasi ini sangat memprihatinkan karena mestinya para pejabat negara di BPN melayani masyarakat, baik perorangan ataupun perusahaan terkait pertanahan," ujar Laode.
 
Gusmin dan Siswidodo disangkakan melanggar Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.
 

(AZF)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif