Ilustrasi persidangan. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi persidangan. Medcom.id/M Rizal

Benny Tjokrosaputro Menghadapi Sidang Tuntutan

Nasional Virus Korona kejaksaan agung Jiwasraya
Fachri Audhia Hafiez • 15 Oktober 2020 10:11
Jakarta: Direktur Utama PT Hanson International Tbk, Benny Tjokrosaputro alias Bentjok, akan menjalani sidang pembacaan tuntutan hari ini, Kamis, 15 Oktober 2020. Terdakwa kasus korupsi pengelolaan investasi saham dan reksa dana PT Asuransi Jiwasraya (AJS) itu akan dituntut bersamaan dengan Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Tbk, Heru Hidayat.
 
"Berdasarkan info majelis hakim persidangan kedua terdakwa dilaksanakan hari ini," kata staf humas Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Bambang Nurcahyono kepada Medcom.id, Kamis, 15 Oktober 2020.
 
Bentjok dan Heru sempat terinfeksi virus korona (covid-19). Sidang tuntutan keduanya tertunda dari jadwal yang ditetapkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kedua terdakwa telah dinyatakan sehat berdasarkan surat resmi yang diterima Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Selasa, 13 Oktober 2020. Majelis mengizinkan persidangan dilaksanakan.
 
"Dengan demikian dapat untuk dilanjutkan kembali persidangannya untuk acara tuntutan dari penuntut umum," ujar Bambang.
 
Baca: Empat Terdakwa Kasus Jiwasraya Divonis Seumur Hidup, Ini Komentar BUMN
 
Bentjok dan Heru dua terdakwa kasus PT AJS yang belum menghadapi sidang tuntutan. Sedangkan empat terdakwa lainnya telah mendengarkan vonis hakim pada Senin, 12 Oktober 2020.
 
Keempat terdakwa perkara Jiwasraya itu ialah eks Direktur Utama PT AJS, Hendrisman Rahim; mantan Direktur Keuangan PT AJS, Hary Prasetyo; eks Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT AJS, Syahmirwan; dan Direktur Utama PT Maxima Integra, Joko Hartono Tirto. Para terdakwa kompak dijatuhi hukuman penjara seumur hidup karena terbukti merugikan keuangan negara senilai Rp16,8 triliun.
 
Mereka dinilai terbukti melanggar Pasal 2 Ayat 1 juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b, ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang No 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif