Putri Candrawathi menjalani rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J. Foto: MI/Susanto
Putri Candrawathi menjalani rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J. Foto: MI/Susanto

Kesehatan Putri Candrawathi Masih Diperiksa Intensif, Bakal Ditahan?

Siti Yona Hukmana • 27 September 2022 18:03
Jakarta: Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) Mabes Polri memeriksa kesehatan tersangka pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Putri Candrawathi (PC). Pemeriksaan kesehatan dilakukan jelang istri Ferdy Sambo itu dilimpahkan ke Kejaksaan Agung (Kejagung).
 
"Hasil komunikasi dengan penyidik, bahwa penyidik saat ini sedang fokus melakukan evaluasi terkait kesehatannya Bu PC, baik dari fisik maupun psikisnya," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 27 September 2022.
 
Dedi mengatakan penyidik akan mengambil tindakan lebih lanjut bila sudah dapat surat rekomendasi dari dokter yang menyatakan Putri sehat, baik fisik maupun psikis. Tindakan lebih lanjut itu diambil setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P21 oleh jaksa penuntut umum (JPU).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kemudian, setelah P21 tentunya apabila minggu ini telah dinyatakan P21, minggu depan baru akan dilaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti kepada JPU untuk proses kesiapan persidangan lebih lanjut," ungkap Dedi.
 
Dia belum memastikan tindak lanjut apa yang dilalukan penyidik terhadap Putri setelah berkas dinyatakan P21. Dedi juga belum memastikan Putri bakal ditahan usai berkas P21. Hanya saja, dia mengatakan pihaknya akan menyampaikan progres usai berkas dinyatakan P21 oleh JPU.
 
"Kalau sudah P21 ya progres selanjutnya ketika dari tim dokter sudah menyatakan kesehatan fisik dan psikisnya memenuhi syarat baru nanti penyidik akan mengambil langkah-langkah berikutnya," ujar jenderal bintang dua itu.
 

Baca: Ferdy Sambo Cs Berpotensi Dilimpahkan ke Kejagung Pekan Depan


Dedi belum bisa memastikan kapan evaluasi kesehatan Putri selesai. Pemeriksaan kesehatan dilakukan sejak Senin, 26 September 2022. Penyelenggara kesehatan dari Bidokkes, namun tidak menutup kemungkinan bila pihak pengacara Putri menyediakan tenaga kesehatan dari luar.
 
"Dari pengacaranya apabila akan melakukan second opinion dipersilakan. Hasilnya pun nanti akan diberikan kepada penyidik dan penyidik akan mengambil langkah-langkah lebih lanjut," ucap Dedi.
 
Penyidik Bareskrim Polri berpotensi melimpahkan lima tersangka pembunuhan berencana Brigadir J pekan depan. Pelimpahan dilakukan usai Kejagung menyatakan berkas perkara kelima tersangka dinyatakan lengkap atau P21 pekan ini.
 
Kejagung akan menyampaikan perkembangan berkas kelima tersangka pada Rabu sore, 28 September 2022. Namun, belum dipastikan apakah berkas lengkap atau belum.
 
"Besok saja ya," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Ketut Sumedana saya dikonfirmasi terpisah.
 
Kelima tersangka pembunuhan berencana Brigadir J ialah Ferdy Sambo; istri Sambo, Putri Candrawathi; Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu; Bripka Ricky Rizal; dan Kuat Ma'ruf (asisten rumah tangga sekaligus sopir Putri).
 
Kelima tersangka dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan, juncto Pasal 55 dan 56 KUHP. Ancaman pidananya, hukuman mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama 20 tahun.
 
(AGA)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif