Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. MI/Susanto.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. MI/Susanto.

Suryanta Ginting Berambisi Jadi Presiden Papua

Nasional kasus makar
Siti Yona Hukmana • 23 September 2019 09:31
Jakarta: Ketua Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI-WP) Paulus Suryanta Ginting mengaku ingin menjadi presiden Papua. Pernyataan itu dilontarkan Suryanta saat diperiksa penyidik.
 
"Saat diinterogasi, tersangka ditanya mau jadi apa? Mau jadi presiden Papua katanya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin, 23 September 2019.
 
Argo tak tahu maksud pernyataan Suryanta. "Tiba-tiba ngomong begitu dia waktu pemeriksaan," pungkas Argo.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Suryanta merupakan satu dari lima tersangka kasus dugaan makar dan ditahan di rumah tahanan (rutan) Markas Komando (Mako) Brigade Mobil (Brimob), Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Ia terbukti sebagai otak pengibaran bendera bintang kejora saat aksi di depan Istana Negara, Jakarta, Rabu, 28 Agustus 2019.
 
Suryanta juga menjadi narator dan penghubung media. Suryanta menyebarkan informasi kepada media nasional dan asing terkait rencana pengibaran bendera yang terafiliasi dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM) tersebut.
 
Lima orang lainnya yang juga ikut ditahan yakni Dano Tabuni, Charles Cossay, Ambrosius Mulait, Isay Wenda dan Wenebita Wasiangge. Suryanta dan lima rekannya dijerat Pasal 106 dan 110 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait keamanan negara.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif