Capim KPK Luthfi Jayadi Kurniawan menilai RUU KPK butuh pembaruan dalam periode waktu tertentu. Antara/Nova Wahyudi.
Capim KPK Luthfi Jayadi Kurniawan menilai RUU KPK butuh pembaruan dalam periode waktu tertentu. Antara/Nova Wahyudi.

Luthfi Jayadi Dukung Revisi UU KPK

Nasional capim kpk
Candra Yuri Nuralam • 13 September 2019 04:22
Jakarta: Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari Dosen Tetap di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Luthfi Jayadi Kurniawan menilai revisi Undang-Undang (RUU) KPK adalah hal wajar. Undang-undang butuh pembaruan dalam periode waktu tertentu.
 
"Sebuah produk hukum yang ada itu bisa direvisi. Artinya saya menyetujui adanya perubahan setiap undang-undang itu," kata Luthfi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 12 September 2019.
 
Menurutnya pemerintah maupun DPR pasti memiliki perhitungan yang matang dalam melakukan revisi undang-undang. Selain itu, revisi memperhitungkan situasi yang terjadi dalam kurun waktu tertentu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun demikian dia meminta RUU KPK harus dipikirkan secara matang. Jangan sampai revisi menimbulkan celah-celah kecil yang bisa membuat undang-undang tersebut lemah.
 
"Namun yang direvisi harus betul-betul menjelaskan apa yang dilakukan agar tidak ada pro kontra kembali seperti sudah dirubah dan bisa langsung uji materil di Mahkamah Konstitusi (MK)," ujar Luthfi.
 
Dia enggan mengomentari revisi yang baik untuk UU KPK seperti apa. Dia meyakini DPR dan pemerintah lebih berwenang mengeksekusi hal semacam itu.
 
Jika terpilih nanti, Luthfi juga tidak akan menolak perubahan. Menurutnya, seorang komisioner KPK tidak bertugas ke ranah tersebut.
 
"Saya jika dimandatkan DPR masuk ke KPK apa pun yang dilakukan oleh DPR. Itu kewenangan parlemen dan pemerintah untuk melakukan perubahan itu sendiri," ucapnya.
 

(HUS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif