Pengumuman capim KPK yang lolos administrasi - Medcom.id/Husen Miftahudin.
Pengumuman capim KPK yang lolos administrasi - Medcom.id/Husen Miftahudin.

192 Capim KPK Lolos Seleksi Administrasi

Nasional pansel kpk seleksi pimpinan kpk
Husen Miftahudin • 11 Juli 2019 15:12
Jakarta: Sebanyak 192 orang pendaftar calon pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinyatakan lulus seleksi administrasi oleh Panitia Seleksi (Pansel) Capim KPK. Mereka berhasil menyingkirkan 376 pendaftar.
 
"Dari 376 pendaftar, yang lolos administrasi 192 orang. Ini merupakan hasil seleksi administrasi yang mulai kita kerjakan mulai tanggal 4 Juli sampai dengan tadi malam," kata Ketua Pansel Capim KPK Yenti Garnasih di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Kamis, 11 Juli 2019.
 
Yenti sekaligus mengoreksi jumlah pendaftar. Sebelumnya, Pansel Capim KPK menyebut sebanyak 384 orang mendaftar. Mereka mendaftar lewat surel dan fisik dengan menyerahkan berkas-berkas persyaratan ke Setneg.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ternyata ada delapan orang (pendaftar) yang double. Mereka mengirimkan secara fisik dan email atau bahkan mereka mengirimnya lewat beberapa akun email sehingga muncul delapan nama duplikasi. Sehingga akhirnya kita tetapkan yang mendaftar 376 orang," ungkapnya.
 
Pendaftar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi, terang Yenti, wajib mengikuti seleksi tahap berikutnya, yaitu uji kompetensi. Tahapan ini menguji pendaftar terkait objektif tes dan penulisan makalah.
 
(Baca juga:Pansel Diminta Memerhatikan Kompetensi Capim KPK)
 
Uji kompetensi dilaksanakan pada Kamis, 18 Juli 2019 di Pusdiklat Kementerian Setneg, Cilandak, Jakarta Selatan. Tes dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB.
 
Pada saat mengikuti uji kompetensi, setiap pendaftar juga wajib membawa Kartu Tanda Penduduk dan hadir 30 menit sebelum pelaksanaan tes dimulai untuk melaksanakan registrasi.
 
Pendaftar yang menyampaikan lamaran melalui email juga diwajibkan untuk menyerahkan hardcopy berkas lamaran kepada Panitia Seleksi pada saat registrasi sebelum pelaksanaan uji kompetensi.
 
"Bagi yang tidak menyerahkan hardcopy berkas lamaran dinyatakan gugur. Pendaftar yang tiak hadir mengikuti uji kompetensi juga dinyatakan gugur," tegas Yenti.
 
Setelah seleksi administrasi, ada 12 tahapan lagi sebelum memilih calon pimpinan KPK yang baru. Di antaranya pengumuman hasil seleksi administrasi, meminta tanggapan masyarakat, uji kompetensi (objektif tes dan penulisan naskah), pengumuman hasil uji kompetensi, psikotest, dan pengumuman hasil psikotest.
 
Seleksi kemudian dilanjutkan dengan profile assesment, penelusuran rekam jejak, uji publik, tes kesehatan, wawancara, dan terakhir penyampaian laporan pansel kepada presiden.

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif