Jakarta: Partai Golkar siap memberikan bantuan hukum untuk mantan Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) Alex Noerdin. Wakil Ketua Komisi VII DPR asal Golkar itu menjadi tersangka dugaan korupsi pembelian gas bumi di Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) Sumsel periode 2010-2019.
"Bantuan hukum (diberikan) melalui Bakumham (Badan Advokasi Hukum dan HAM) Partai Golkar apabila ada kadernya yang membutuhkan," kata Ketua Bidang Hukum dan HAM Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar Adies Kadir melalui keterangan tertulis, Jumat, 17 September 2021.
Menurut dia, bantuan hukum ini disediakan kepada semua kader tanpa memandang kasus yang menimpanya. Meski siap membantu, Adies menegaskan hal ini bukan berarti Golkar mendukung rasuah yang diduga dilakukan Alex.
Baca: Jadi Tersangka, Ini Rincian Kekayaan Alex Noerdin
Dia menjelaskan bantuan dari partai berlambangkan pohon beringin itu hanya bagian komitmen hukum untuk para kader. Golkar, kata dia, tetap menghormati proses hukum. Pihaknya tidak akan mengintervensi penyidikan Kejaksaan Agung (Kejagung).
Golkar juga tidak mau buru-buru mencari pengganti Alex dalam susunan partai maupun fraksi DPR. Pasalnya, kasus yang menimpa Alex belum inkrah.
"Kami akan mencermati dan mempelajari kasus apa yang menimpa yang bersangkutan, baru akan mengambil langkah-langkah partai selanjutnya," tutur Adies.
Jakarta: Partai
Golkar siap memberikan bantuan hukum untuk mantan Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) Alex Noerdin. Wakil Ketua Komisi VII DPR asal Golkar itu menjadi tersangka dugaan
korupsi pembelian gas bumi di Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) Sumsel periode 2010-2019.
"Bantuan hukum (diberikan) melalui Bakumham (Badan Advokasi Hukum dan HAM) Partai Golkar apabila ada kadernya yang membutuhkan," kata Ketua Bidang Hukum dan HAM Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar Adies Kadir melalui keterangan tertulis, Jumat, 17 September 2021.
Menurut dia, bantuan hukum ini disediakan kepada semua kader tanpa memandang kasus yang menimpanya. Meski siap membantu, Adies menegaskan hal ini bukan berarti Golkar mendukung rasuah yang diduga dilakukan Alex.
Baca:
Jadi Tersangka, Ini Rincian Kekayaan Alex Noerdin
Dia menjelaskan bantuan dari partai berlambangkan pohon beringin itu hanya bagian komitmen hukum untuk para kader. Golkar, kata dia, tetap menghormati proses hukum. Pihaknya tidak akan mengintervensi penyidikan Kejaksaan Agung (
Kejagung).
Golkar juga tidak mau buru-buru mencari pengganti Alex dalam susunan partai maupun fraksi DPR. Pasalnya, kasus yang menimpa Alex belum inkrah.
"Kami akan mencermati dan mempelajari kasus apa yang menimpa yang bersangkutan, baru akan mengambil langkah-langkah partai selanjutnya," tutur Adies.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OGI)