Ilustrasi pengumpulan bukti. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi pengumpulan bukti. Medcom.id/M Rizal

Pemberian 'Jatah' Uang Dari Mitra PT DI Didalami

Nasional kasus korupsi pt di
Candra Yuri Nuralam • 10 Juli 2020 22:27
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami pemberian 'jatah' uang dari tiap mitra yang bekerja sama dengan PT Dirgantara Indonesia (DI). Tiap mitra diduga memberikan uang dengan jumlah berbeda.
 
"Penyidik mendalami keterangan para saksi tersebut mengenai adanya dugaan penerimaan sejumlah uang dengan nominal yang masing-masing berbeda dari pihak mitra penjualan," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Sabtu, 4 Juli 2020.
 
Ali mengatakan keterangan itu didalami dari empat saksi yang diperiksa hari ini. Ketiga orang itu yakni, pejabat sementara (Pjs) Manajer Sales Operation PT Dirgantara Indonesia (DI) Ibnu Bintarto, Kadiv Pemasaran pada 2007-2012 PT DI Arie Wibowo, Kadiv perbendaharaan PT DI Dedy Iriandy, dan Direktur Keuangan periode 2012-2017 Uray Azhari.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Selanjutnya uang tersebut diserahkan kepada pihak end user (pemberi kerja dalam hal ini pihak-pihak di PT DI) yang saat ini masih terus akan di dalami lagi oleh penyidik," ujar Ali.
 
KPK menetapkan mantan Direktur Utama PT DI Budi Santoso dan mantan Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia Budi Santoso dan Irzal Rinaldi sebagai tersangka. Keduanya diduga terlibat korupsi pengadaan kegiatan penjualan dan pemasaran di PT Dirgantara Indonesia pada 2007-2017.
 
Negara ditaksir mengalami kerugian mencapai Rp205,3 miliar dan US$8,65 juta. Kedua tersangka dinilai melanggar Pasal 2 atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP.
 

(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif