Kepala Pusat Penerangan Kejagung Ketut Sumedana. MI/ Susanto
Kepala Pusat Penerangan Kejagung Ketut Sumedana. MI/ Susanto

Kejagung Periksa Sejumlah Petinggi Perusahaan Sawit Terkait Korupsi CPO

Tri Subarkah • 07 Juli 2022 18:08
Jakarta: Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa beberapa petinggi perusahaan kelapa sawit sebagai saksi. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Ketut Sumedana menyebut pemeriksaan itu terkait dugaan korupsi pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) dan turunannya, termasuk minyak goreng
 
"Para saksi yang diperiksa yaitu G (Gunadi) selaku Direktur Utama PT Sukajadi Sawit Makar dan RD (Rudi Krisnajaya) selaku Direktur Utama PT Intibenua Reksatama," ujar Ketut melalui keterangan tertulis, Kamis, 7 Juli 2022.
 
Keduanya diperiksa untuk melengkapi pemberkasan lima tersangka, termasuk Lin Che Wei (LCW) alias Weibinanto Halimjati. LCW merupakan pendiri dan penasihat kebijakan/analisa pada PT Independent Research & Advisory Indonesia (IRAI) yang jasanya digunakan Kementerian Perdagangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penyidik pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus di Gedung Bundar juga turut memeriksa mantan anak buah LCW di IRAI, yaitu Sahat Gabriel selaku Senior Analyst periode Mei 2014-Mei 2021. Saksi lain yang diperiksa adalah Deputy Head PT Bukit Inti Makmur Abadi, Vimala Putra Koda, dan Pei She selaku Regional Sales Manager PT Wahana Tirtasari. 
 
Berikutnya, Meliana selaku Senior Manager PT Milice Oleo Nabati Industri, Senior Manajer Ekspor PT Musim Mas bernama Rusmny, Edy Anto selakuManager Akuntansi PT Musim Mas, dan Julia Amet selaku Senior Manager Penjualan Lokal Minyak Sawit juga diperiksa sebagai saksi. 
 
"Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dimaksud," ungkap Ketut.
 

Baca: Sejumlah Pabrik Kelapa Sawit Berhenti Beroperasi


Selain LCW, Kejagung sudah menetapkan Indrasari Wisnu Wardhana selaku Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag sebagai tersangka.
 
Adapun tiga tersangka lain merupakan pengurus perusahaan eksportir CPO, yaitu Stanley MA selaku Senior Manager Corporate Affairs PT Pelita Agung Agrindustri/Permata Hijau Group, Master Parulian Tumanggor selaku Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, dan Picare Tagore selaku General Manager PT Musim Mas.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif