Barang pemberian Raja Salman/Iistimewa.
Barang pemberian Raja Salman/Iistimewa.

Jokowi Laporkan Gratifikasi Rp8,7 Miliar dari Raja Salman

Nasional kpk gratifikasi presiden jokowi raja salman Salman bin Abdulaziz Al Saud
Candra Yuri Nuralam • 15 Februari 2021 17:45
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) melaporkan gratifikasi senilai Rp8,7 miliar ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Barang-barang itu diberikan oleh Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dalam kunjungan kerja Jokowi ke Arab Saudi pada 15 Mei 2019.  
 
"KPK telah menyerahkan 12 item barang gratifikasi senilai Rp8,7 Miliar kepada Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan pada Selasa, 9 Februari 2021 bertempat di Kantor Kasetpres," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK bidang pencegahan Ipi Maryati melalui keterangan tertulis, Senin, 15 Februari 2021.
 
Ada 12 barang yang dilaporan oleh Jokowi. Barang tersebut terdiri atas satu lukisan bergambar Ka’bah, satu kalung dengan taksiran emas 18 (delapan belas) karat, satu gelang dengan taksiran emas 18 (delapan belas) karat, dan sepasang anting dengan taksiran emas 18 (delapan belas) karat. Kemudian, satu cincin dengan taksiran emas 18 (delapan belas) karat dan satu jam tangan Bovet AIEB001.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jokowi juga menyerahkan satu cincin bermata blue sapphire 12,46 karat, Cufflink bermata blue sapphire 6,63 karat dan 8,01 karat, dan satu pulpen berhias berlian 17,57 karat. Kemudan, tasbih berbahan batu mulia (berlian dan blue sapphire), dua minyak wangi, dan set Al-Quran.
 
"Melalui surat Keputusan Nomor 1527 Tahun 2020 tanggal 27 Oktober 2020 KPK memutuskan ke-12 barang tersebut ditetapkan menjadi milik negara," ujar Ipi.
 
Barang-barang itu tidak dibawa ke KPK. Semuanya masih ada di Kantor Setpres sampai KPK selesai melakukan penghitungan nilai total barang.
 
"Kemudian dilakukan klarifikasi, analisa dan proses serah terima dari KPK kepada DJKN," tutur Ipi.
 
Barang itu akan disimpan di museum. Sekretariat Negara (Setneg) akan pengajukan Penetapan Status Penggunaan (PSP) kepada Kemenkeu atas ke-12 barang tersebut.
 
"PSP juga akan diajukan atas barang-barang yang pernah dilaporkan ke KPK di tahun 2017 oleh Presiden Jokowi dan beberapa pejabat lainnya dari Raja Salman yang nilainya mencapai Rp108 miliar," tutur Ipi.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif