Persidangan kasus Jiwasraya/MI/M Irfan
Persidangan kasus Jiwasraya/MI/M Irfan

Terdakwa Jiwasraya Bantah Kendalikan 13 Manajer Investasi

Nasional kasus korupsi Jiwasraya
Christian • 22 Oktober 2020 23:57
Jakarta: Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Tbk Heru Hidayat membantah mampu mengendalikan serta mengatur 13 manajer investasi (MI) terkait kasus PT Asuransi Jiwasraya (AJS). Terdakwa dugaan kasus korupsi Jiwasraya itu mengeklaim tidak mengetahui persoalan tersebut.
 
"Dalam persidangan ini terbukti Direktur Utama PT Maxima Integra, Joko Hartono Tirto, menyatakan saya tidak tahu menahu dan tidak terkait mengenai urusan dengan Jiwasraya," kata Heru saat membacakan nota pembelaan atau pleidoi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis, 22 Oktober 2020.
 
Menurut Heru tak satupun MI yang dihadirkan di persidangan menyatakan pernah berhubungan dan berkomunikasi dengan dirinya. Sehingga dia heran jaksa masih menuntutnya soal pengendalian MI.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Lalu bagaimana cara saya mengatur dan mengendalikannya?," tanya Heru.
 
Di sisi lain, Heru menyoal tuntutan hukuman membayar uang pengganti Rp10 triliun. Menurut dia, hal tersebut tidak mendasar. Pasalnya, dia tak memiliki harta kekayaan sebanyak itu.
 
"Dapat ditelesuri apakah saya memiliki harta sampai sebesar Rp10 Triliun," ucap Heru.
 
Dalam perkara ini Heru dituntut hukuman pidana penjara selama seumur hidup. Dia juga dikenakan membayar denda senilai Rp5 miliar subsider 1 tahun penjara.
 
Baca:Terdakwa Jiwasraya Bantah Punya Harta Rp10 Triliun
 
Jaksa juga menuntut hukuman tambahan berupa membayar uang pengganti lebih dari Rp10 triliun. Heru diberikan waktu satu bulan untuk membayar kewajibannya tersebut usai memperoleh putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap.
 
Heru dinilai terbukti merugikan keuangan negara Rp16,8 triliun terkait pengelolaan investasi saham dan reksa dana PT AJS Persero. Perbuatan itu dianggap telah memperkaya para terdakwa dan orang lain.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif